SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni meminta para pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim agar tidak khawatir mengikuti Pra dan Uji Kompetensi Pemerintahan Jabatan Pengawas Tahun 2026.
Pesan ini disampaikan Sri Wahyuni saat membuka kegiatan Pra dan Uji Kompetensi Pemerintahan Jabatan Pengawas yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting di Samarinda pada Selasa, 19 Mei 2026.
Menurutnya, pelaksanaan uji kompetensi merupakan bagian dari upaya membangun aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan mampu menjawab tantangan birokrasi yang terus berkembang.
“Jangan khawatir mengikuti Uji Kompetensi Pemerintahan Jabatan Pengawas ini. Karena, ujian ini sebagai komitmen kita sebagai ASN yang profesional,” kata Sri Wahyuni.
Dia menegaskan, uji kompetensi dilakukan untuk mengukur kapasitas ASN, khususnya pejabat pengawas, agar sesuai dengan kebutuhan organisasi pemerintahan saat ini.
“Kompetensi ASN sebagai pejabat pengawas seperti apa. Itulah yang ingin kita wujudkan. Untuk memastikannya, maka uji kompetensi ini dilaksanakan,” tuturnya.
Sri Wahyuni juga mengingatkan pentingnya kemampuan adaptasi bagi ASN di tengah perubahan regulasi, lingkungan kerja, hingga dinamika sosial yang terus bergerak cepat.
Menurut dia, aparatur pemerintahan harus mampu menyesuaikan diri dengan arah pembangunan daerah yang berubah secara berkala.
“Bahkan, setiap lima tahun sekali ada RPJMD, dan setiap tahun ada renstra,” ujarnya.
Selain kemampuan adaptasi, penguasaan teknologi digital juga dinilai menjadi kebutuhan penting bagi pejabat pengawas.
Dia berharap pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim dapat menjadi penggerak budaya digital dalam birokrasi pemerintahan.
“Harapannya, pejabat pengawas mampu paling depan yang membangun budaya digital. Seperti memberikan rekomendasi kepada pimpinan dengan berbasis data,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim, Nina Dewi menyebutkan, Uji Kompetensi Pemerintahan Jabatan Pengawas Tahun 2026 diikuti sebanyak 112 peserta yang terbagi dalam tiga angkatan.
Dia menjelaskan, pelaksanaan uji kompetensi dijadwalkan berlangsung pada awal Juni 2026. Kegiatan pra uji kompetensi juga menghadirkan Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Sugeng Hariyono sebagai narasumber. (adp/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












