DaerahTNI/POLRI

Kebakaran di Teluk Bayur Hanguskan Enam Bangunan, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta

BERAU, KASAKKUSUK.com – Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman dan usaha di Jalan M. Iswahyudi RT 003, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau terjadi sekitar pukul 09.30 WITA pada Sabtu, 25 April 2026.

Sebanyak enam bangunan milik warga hangus dilalap api. Adapun bangunan terdampak terdiri dari dua unit ruko rumah, dua bengkel motor, satu rumah kos, dan satu lagi warung makan.

Dilaporkan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp900 juta.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno menjelaskan, insiden bermula dari laporan warga yang mendengar suara ledakan dari dalam salah satu bangunan.

Saksi bernama Desti, yang saat itu berjualan sembako di sekitar lokasi menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut.

“Awalnya saksi mendengar suara ledakan dari salah satu kamar. Saat dicek, ternyata stop kontak di dalam kamar sudah terbakar dan mengeluarkan api,” ungkap Budi.

Menurutnya, api dengan cepat membesar ketika saksi mencoba mencabut kabel dari stop kontak yang terbakar.

Ledakan kembali terdengar, memicu kobaran api yang semakin meluas ke bangunan di sekitarnya.

“Ketika kabel hendak dicabut, kembali terjadi ledakan dan api langsung membesar,” beber Budi.

Warga yang panik kemudian berupaya meminta bantuan sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.

Tim gabungan dari Polsek Teluk Bayur, Polres Berau, Koramil, Brimob, BPBD, BNPB, PLN, serta tenaga kesehatan dengan cepat dikerahkan ke lokasi kejadian.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan dua ambulans diterjunkan untuk mengendalikan situasi. Petugas tiba sekitar pukul 09.45 WITA dan langsung melakukan pemadaman.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.30 Wita,” jelas Budi.

Berdasarkan pendataan awal, bangunan yang terbakar mayoritas merupakan konstruksi semi permanen dengan jarak antar bangunan yang sangat rapat. Kondisi tersebut mempercepat perambatan api ke bangunan lain.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang ditandai dengan adanya suara ledakan sebelum api membesar.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, namun berdasarkan keterangan saksi memang sempat terdengar suara ledakan sebelum api membesar,” tutur Budi.

Karena itu, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, baik di rumah maupun tempat usaha, guna mencegah kejadian serupa terulang. (bro/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: