Jalan Desa Sukamaju Memadai, Akses Poros Desa Masih Jadi Perhatian
KONGBENG, KASAKKUSUK.com -Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Kongbeng, Muhammad Usman menilai, kondisi jalan di dalam desanya saat ini relatif memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Namun, akses jalan poros yang menghubungkan desa dengan wilayah sekitarnya masih menjadi perhatian karena kondisinya belum sepenuhnya baik.
Dia mengungkapkan, infrastruktur jalan yang berada di lingkungan desa sejauh ini telah cukup mendukung mobilitas warga dan kebutuhan pelayanan pemerintahan desa.
Menurut dia, persoalan yang masih membutuhkan perhatian lebih berada pada jalan poros antardesa. Pembangunan dan peningkatan jalan tersebut menjadi kewenangan pemerintah kabupaten sehingga pemerintah desa memiliki keterbatasan untuk menanganinya melalui anggaran desa.
“Pembangunan jalan poros merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten, sehingga pemerintah desa tidak dapat menangani seluruh kebutuhannya menggunakan anggaran desa,” ucap Usman.
Karena keterbatasan kewenangan dan anggaran, lanjut dia, Pemerintah Desa Sukamaju terus menyampaikan usulan pembangunan kepada pemerintah daerah. Usulan tersebut dinilai penting mengingat keberadaan jalan memiliki kaitan langsung dengan berbagai aktivitas masyarakat.
Dia bilang, jalan poros tak hanya menjadi jalur mobilitas warga, tetapi juga berperan dalam distribusi hasil perkebunan dan pertanian. Selain itu, akses jalan yang memadai turut menentukan kelancaran masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan.
Kondisi konektivitas jalan, menurutnya, juga memiliki pengaruh terhadap pengembangan sektor wisata dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Desa Sukamaju. Sebab akses yang lebih baik dapat memudahkan wisatawan menuju kawasan wisata sekaligus memperlancar distribusi produk yang dihasilkan masyarakat.
Usman menegaskan, pembangunan infrastruktur perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan pembagian kewenangan antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat.
“Pemerintah Desa akan menangani kebutuhan infrastruktur yang menjadi kewenangannya, sementara kebutuhan yang lebih besar akan kami usulkan kepada pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat,” tutur Usman.
Selain persoalan jalan, lanjut dia, ketersediaan air bersih juga masih menjadi kebutuhan yang mendapat perhatian Pemerintah Desa Sukamaju.
“Selama ini, masyarakat memanfaatkan sumber air yang tersedia serta embung yang telah dibangun oleh Pemerintah Desa,” beber Usman.
Namun, jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) hingga kini belum tersedia di wilayah tersebut. Kondisi itu membuat pemerintah desa berharap adanya dukungan pemerintah daerah untuk membangun jaringan air bersih yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih optimal.
Karena itu, pihaknya berharap agar peningkatan konektivitas jalan poros dapat berjalan beriringan dengan pembangunan jaringan air bersih. Kedua kebutuhan tersebut dinilai penting untuk mendukung pelayanan dasar sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Dijemukakan pula, dukungan lintas pemerintahan diperlukan agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing.
Dengan akses jalan serta layanan air bersih yang semakin baik, dia mengaku optimistis kegiatan ekonomi dan pelayanan publik di Sukamaju dapat berlangsung lebih efektif.
“Dukungan itu penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Usman. (adv)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply