SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Gubernur Kaltim, Rudy Masud mengapresiasi komitmen pengawalan distribusi pupuk subsidi dan komersial hingga ke tangan petani. Hal ini menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Polri
Apresiasi itu disampaikan Gubernur Rudy Mas’ud saat peresmian Proyek Revamping Pabrik Amoniak Kaltim 2 PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di Bontang pada Kamis, 39 Januari 2026.
“Kehadiran Polri memberikan rasa aman sekaligus memastikan stok dan distribusi pupuk berjalan lancar bagi petani di Kaltim maupun secara nasional,” ucap Rudy Mas’ud.
Dia menilai langkah Polri mengawal distribusi pupuk menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan kelancaran musim tanam.
Selama ini, kata dia, jalur distribusi pupuk kerap menjadi titik rawan penyelewengan yang berdampak pada keterlambatan dan kelangkaan di tingkat petani.
Dia menyebutkan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lapangan tidak hanya memberi kepastian bagi distributor, tapi juga melindungi petani kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan pupuk tepat waktu.
” Pengawasan dilakukan mulai dari gudang penyangga hingga kios pengecer di pelosok kabupaten dan kota,” tutur politikus Partai Golkar ini.
Dengan pengawasan tersebut, lanjut Rudy, praktik tengkulak dan pengecer yang menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) diharapkan dapat diminimalkan.
Selain itu, keamanan jalur logistik darat dan perairan turut menjamin distribusi pupuk ke wilayah terpencil tetap sesuai jadwal.
Karena itu, dia berharap agar sinergi PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Polri terus diperkuat, mengingat Kaltim memiliki peran strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
” Kemandirian pangan melalui sektor pertanian menjadi prioritas utama pembangunan daerah,” ujar Rudy Mas’ud.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memastikan pendistribusian pupuk di Indonesia berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
Dia menegaskan keterlambatan penyaluran pupuk berpotensi menimbulkan kerugian negara secara nasional.
Menurut Kapolri, pengawasan distribusi pupuk menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. (adp/ute)
![]()












