SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Pemerintah Kota Samarinda memberikan apresiasi terhadap keberadaan Rumah Singgah Kanker Samarinda yang dinilai berperan penting dalam membantu pasien menjalani pengobatan secara lebih efektif dan terjangkau.
Fasilitas sosial berlokasi di Jalan Dr Soewondo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu tersebut menjadi tempat singgah bagi pasien kanker yang membutuhkan pendampingan selama menjalani terapi di rumah sakit.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri bersama Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos Pemas) Kota Samarinda, Mochammad Arif Surochman mengunjungi rumah singgah tersebut pada Jumat, 29 Mei 2026.
Kunjungan itu dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial berasal dari Program Sedekah Sampah yang dikelola Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kepala Dinsos Pemas Samarinda, Mochammad Arif Surochman mengatakan rumah singgah memiliki fungsi strategis karena berada dekat dengan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS), sehingga memudahkan pasien yang harus menjalani pengobatan rutin dalam jangka panjang.
“Pemerintah Kota tentunya sangat bersyukur dengan adanya rumah singgah ini. Sangat membantu masyarakat, khususnya pasien kanker yang harus bolak-balik ke rumah sakit umum untuk menjalani terapi,” kata Arif.
Menurutnya, pasien yang menjalani terapi radiasi membutuhkan kunjungan medis secara berkala dalam jumlah yang cukup banyak.
Kondisi tersebut kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pasien yang berasal dari luar daerah maupun mereka yang tinggal jauh dari rumah sakit rujukan.
“Kalau harus mobilitas pulang-pergi ke daerah asal terus-menerus, tentu sangat mengganggu kondisi fisik pasien. Dengan adanya rumah singgah ini, akses pasien menuju rumah sakit jadi jauh lebih mudah,” katanya.
Berdasarkan data Dinsos Pemas Samarinda, saat ini Rumah Singgah Kanker menampung sekitar 15 pasien. Penghuninya berasal dari berbagai daerah di Kaltim, bahkan sebagian merupakan warga Samarinda yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan.
Fasilitas tersebut telah beroperasi selama kurang lebih dua tahun dan resmi terdaftar sebagai Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) binaan Pemerintah Kota Samarinda. Status tersebut menjadi dasar dalam penguatan layanan sosial dan pendampingan bagi para pasien.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menyampaikan penghargaan kepada para pengurus dan relawan yang terus menjalankan pelayanan kemanusiaan bagi pasien kanker tanpa mengenal waktu.
Dia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pengelola rumah singgah dapat terus diperkuat agar manfaat yang dirasakan pasien semakin luas.
Penyaluran bantuan melalui Program Sedekah Sampah juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan operasional rumah singgah.
Program tersebut memanfaatkan hasil pengelolaan sampah yang kemudian dikonversi menjadi bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan penyerahan bantuan dan foto bersama antara Wakil Wali Kota Samarinda, jajaran Dinsos PM, DLH Kota Samarinda, pengurus Rumah Singgah Kanker, serta para relawan yang selama ini terlibat dalam pendampingan pasien. (mn/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












