Desa Sukamaju Hadapi Tantangan Pelayanan Dasar dan Infrastruktur Wilayah

KONGBENG, KASAKKUSUK.com – Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur kini menghadapi tantangan dalam pemerataan pelayanan dasar seiring jumlah penduduk yang mencapai sekitar 5.436 jiwa.

Jumlah penduduk itu tersebar dalam 1.084 kepala keluarga (KK). Selain jumlah penduduk, kondisi wilayah yang luas membuat pemerintah desa harus menyusun pembangunan secara bertahap dan berdasarkan kebutuhan paling mendesak.

Kepala Desa Sukamaju, Muhammad Usman mengatakan, karakteristik wilayah menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam menjalankan program pembangunan.

Dia menyebutkan, Pemerintah Desa tak hanya dituntut memenuhi kebutuhan administrasi masyarakat, tapi juga memastikan layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan kebutuhan air dapat terus ditingkatkan.

Berdasarkan data pemerintahan desa, luas wilayah administratif Sukamaju yang ditetapkan pemerintah daerah pada 2021 mencapai sekitar 6.874 kilometer persegi.

“Luas wilayah dan jumlah penduduk menjadi pertimbangan penting dalam menentukan arah pembangunan. Kami harus melihat kebutuhan masyarakat secara menyeluruh dan menyesuaikannya dengan kemampuan yang ada,” ucap Usman kepada KASAKKUSUK.com saat mengikuti kegiatan di Pemkab Kutai Timur Sangatta, pada Kamis, 10 September 2026.

Salah satu kebutuhan dasar yang masih menjadi perhatian Pemerintah Desa, kata dia, penyediaan air bersih. Kondisi geografis wilayah membuat ketersediaan sumber air menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Selama ini, warga memanfaatkan sumber air yang tersedia di lingkungan desa. Embung yang dibangun pemerintah desa juga turut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Usman.

Namun, pembangunan jaringan air bersih yang lebih memadai masih menunggu dukungan dan realisasi dari pemerintah daerah. Pemerintah Desa Sukamaju telah menyampaikan kebutuhan tersebut karena pembangunan jaringan berada di luar kewenangan desa.

Persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian Pemerintah Desa. Untuk jalan di dalam wilayah desa, kondisinya dinilai relatif mampu menunjang mobilitas masyarakat sehari-hari.

Berbeda dengan sejumlah ruas jalan poros yang menghubungkan Sukamaju dengan desa lain. Kata dia, ruas tersebut masih membutuhkan peningkatan karena memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan masyarakat, distribusi hasil produksi dan akses terhadap pelayanan publik.

Usman bilang, Pemerintah Desa terus menyampaikan usulan kepada Pemerintah Kabupaten maupun instansi terkait. Langkah tersebut ditempuh agar kebutuhan pembangunan yang membutuhkan kewenangan dan anggaran lebih besar dapat segera mendapat penanganan.

“Untuk kebutuhan pembangunan yang berada di luar kewenangan desa, kami tetap mengusulkan kepada pemerintah kabupaten dan pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” tutur Usman.

Di tengah tantangan pelayanan dasar dan infrastruktur, jumlah penduduk yang lebih dari 5 ribu jiwa juga menjadi potensi bagi pengembangan ekonomi Sukamaju.

Masyarakat terlibat dalam berbagai aktivitas ekonomi, seperti usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), perkebunan, pertanian, peternakan serta kegiatan wisata. Keberagaman aktivitas tersebut menjadi modal bagi pemerintah desa untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

Pemerintah Desa berupaya mendorong potensi tersebut agar tidak hanya menghasilkan aktivitas ekonomi jangka pendek, tapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat kemampuan desa dalam membiayai pembangunan.

Dia menilai, pembangunan Sukamaju harus dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan antara pemenuhan pelayanan dasar dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Dengan wilayah yang luas serta jumlah penduduk mencapai 5.436 jiwa, penentuan skala prioritas menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pembangunan.

“Harapannya, pembangunan bisa berjalan bertahap dan terintegrasi. Pelayanan kepada masyarakat tetap terpenuhi, sementara potensi ekonomi yang ada juga terus kita kembangkan,” papar Usman.

Pemerintah Desa Sukamaju berharap dukungan berbagai pihak dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Pada saat yang sama, penguatan sektor ekonomi masyarakat diharapkan membuka lebih banyak peluang usaha dan menjadi fondasi bagi kemandirian desa. (adv)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: