Anggaran 2027, Desa Sukamaju Fokus Ekonomi dan Pelayanan Dasar Masyarakat
KONGBENG, KASAKKUSUK.com – Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Kongbeng, Muhammad Usman mengungkapkan, pihaknya saat ini mulai menyusun arah pembangunan dan anggaran untuk 2027.
Menurutnya, penyusunan program akan mengacu pada pagu indikatif dengan tetap menempatkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat sebagai dasar penentuan prioritas.
Dia mengatakan, proses penyusunan program pembangunan dilakukan melalui Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa). Dokumen tersebut menjadi pijakan pemerintah desa dalam menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya.
“Besaran pagu indikatif menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan program,” ucap Usman kepada KASAKKUSUK.com di Pemkab Kutai Timur, Sangatta pada Kamis, 10 September 2026.
Kata dia, setiap kegiatan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa agar rencana pembangunan dapat dilaksanakan secara realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Penyusunan anggaran harus menyesuaikan pagu indikatif yang tersedia, sehingga program yang direncanakan dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa,” ujar Usman.
Dalam proses tersebut, usulan masyarakat dikumpulkan dan dibahas untuk menentukan kegiatan berdasarkan tingkat kebutuhan dan skala prioritas.
“Mekanisme ini dilakukan agar anggaran desa dapat diarahkan pada program yang memberikan manfaat paling besar bagi masyarakat,” tutur Usman.
Dikemukakan pula, penguatan ekonomi masyarakat desa menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan rencana pembangunan 2027.
Hal ini, lanjut dia, tak terlepas dari kondisi perkebunan kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat Sukamaju.
Dia menyebutkan, sebagian tanaman sawit warga kini mulai mengalami penurunan produktivitas seiring bertambahnya usia tanaman.
Kondisi tersebut mendorong pemerintah desa untuk mempersiapkan sektor ekonomi alternatif agar masyarakat memiliki sumber pendapatan lain.
Sejumlah program pemberdayaan dipertimbangkan untuk mendukung langkah tersebut. Di antaranya pelatihan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), budidaya ikan air tawar, pengembangan hidroponik serta penguatan kawasan wisata desa.
Dia berharap agar diversifikasi ekonomi dapat membuka peluang usaha baru sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap satu sektor. Sehingga program tersebut juga diarahkan untuk memanfaatkan potensi lokal yang tersedia di Sukamaju.
Selain penguatan ekonomi, lanjut dia, perencanaan pembangunan 2027 mencakup kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, infrastruktur dan keamanan.
“Setiap program yang masuk dalam rencana pembangunan harus memiliki dasar perencanaan yang jelas. Sehingga penggunaan anggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta memiliki dasar pertanggungjawaban yang jelas,” ujar Usman.
Dijelaskan pula, penyusunan RKP Desa tak hanya dilakukan oleh Pemerintah Desa. Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur masyarakat, lembaga desa serta perwakilan perempuan juga ikut dilibatkan dalam proses perencanaan.
Pelibatan berbagai unsur tersebut diharapkan membuat program yang disusun lebih mampu menggambarkan kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga menjadi bahan pembahasan sebelum pemerintah desa menetapkan skala prioritas pembangunan.
Namun, dia menyadari tak seluruh kebutuhan dapat dibiayai melalui anggaran Desa Sukamaju. Sejumlah pembangunan berada di luar kewenangan desa sehingga membutuhkan dukungan pemerintah di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.
Beberapa kebutuhan yang akan diusulkan antara lain peningkatan jalan poros antardesa dan pembangunan jaringan air bersih. Kedua kebutuhan tersebut dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan dasar bagi warga.
“Usulan itu nantinya disampaikan kepada pemerintah sesuai kewenangan masing-masing. Pemerintah Desa Sukamaju berharap dukungan dapat diberikan melalui program pembangunan dan kemampuan anggaran yang tersedia di setiap tingkatan pemerintahan,” papar Usman.
Dengan menggabungkan pagu indikatif, dia berharap agar aspirasi masyarakat dan skala prioritas, penyusunan anggaran 2027 mampu menghasilkan program yang lebih tepat sasaran.
Sebab perencanaan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Desa Sukamaju untuk memperkuat pelayanan publik, mengembangkan sumber ekonomi baru dan mendorong kemandirian desa secara bertahap. (adv)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply