Wawali Samarinda Tekankan Integritas Saat Bukber Bersama DPPKB
SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menekankan pentingnya integritas aparatur sipil negara dalam menjalankan pelayanan publik saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan berlangsung di Kantor DPPKB Samarinda, Jalan Milono No.1 itu diikuti jajaran pegawai serta sejumlah undangan.
Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Kepala DPPKB Samarinda, Deasy Evriyani mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Puasa Membentuk Taqwa, Taqwa Menumbuhkan Integritas, dan Integritas Menghadirkan Samarinda Berani.”
Tema itu diharapkan mampu memperkuat nilai integritas ASN dalam bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab.
“Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat pelayanan kepada masyarakat,” ucap Deasy.
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah inovasi layanan yang dijalankan DPPKB selama bulan Ramadan.
Program tersebut antara lain SAPA KB (Sapa Keluarga Berkualitas), SI JAKI atau Siap Antar Jemput Akseptor KB Terintegrasi, serta program KAMIS MANIS yang difokuskan pada penguatan layanan keluarga berencana.
Selain itu, Deasy menyebut program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Samarinda mendapat apresiasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kaltim.
Program tersebut dinilai berhasil melibatkan banyak orang tua asuh dalam upaya pencegahan stunting.
Sementara itu, Wawali Saefuddin Zuhri mengapresiasi kegiatan silaturahmi yang digelar DPPKB.
Dia bilang, hubungan yang harmonis antara pimpinan dan pegawai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
“Kalau pimpinan dan staf saling memahami tugas masing-masing, pekerjaan akan terasa lebih ringan dan berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Menurutnya, nilai ketakwaan yang dibentuk melalui ibadah puasa seharusnya tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari.
Integritas, kata dia, menjadi fondasi penting bagi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Takwa itu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Jika nilai itu diterapkan dalam pekerjaan, insyaallah kita bisa bekerja dengan profesional dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Pada kegiatan tersebut, tausiyah Ramadan disampaikan oleh Muhammad Ridwan Tasa yang mengajak seluruh hadirin memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperbaiki kualitas diri.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah. (sam/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply