DaerahRagam

Parade Gender Kaltim Dorong Perempuan Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com -Pemerintah Provinsi Kaltim menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan melalui Parade Gender Provinsi Kaltim 2026 digelar dalam rangkaian peringatan Hari Kartini ke-147 pada Rabu, 29 April 2026.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu bagi perempuan di Kaltim untuk semakin mandiri secara ekonomi dan sosial, sekaligus mampu bersaing di tingkat global.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menyampaikan apresiasi atas pencapaian perempuan daerah yang dinilainya terus menunjukkan perkembangan positif.

Tahun ini, kata dia, sebanyak 15 tokoh perempuan menerima penghargaan atas dedikasi dan keberhasilan usaha yang mereka bangun.

“Kita bersyukur belasan perempuan Kaltim meraih penghargaan tahun ini. Ini adalah bukti nyata keberhasilan mereka,” ujar Seno Aji di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, di Samarinda.

Dia menyebutkan pencapaian tersebut diharapkan mampu memicu semangat perempuan lain untuk meningkatkan kemandirian dan memperluas peran di berbagai sektor.

“Harapannya, capaian ini memotivasi lebih banyak perempuan untuk mandiri secara ekonomi dan sosial di masa depan,” kata politikus Partai Gerindra ini.

Seno juga menilai kesetaraan gender di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Hal itu terlihat dari keterlibatan perempuan dalam berbagai jabatan strategis, mulai dari sekretaris daerah, kepala organisasi perangkat daerah, hingga sekretaris dewan.

Meski demikian, dia menekankan masih adanya tantangan pada aspek pendidikan dan keterwakilan politik perempuan.

Dia bilang, akses pendidikan tinggi perlu terus diperluas agar perempuan mampu bersaing di bidang teknis dan profesional.

“Khusus di OPD Pemprov Kaltim sudah baik. Namun, keterwakilan perempuan di legislatif masih menjadi perhatian kami,” tegas Seno.

Dia berharap kesadaran bersama terus tumbuh untuk membuka lebih banyak ruang bagi perempuan dalam proses pengambilan kebijakan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DP3A Kaltim, Anik Nurul Aini mengatakan Parade Gender bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya mendorong pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan.

“Penghargaan ini harus menjadi inspirasi agar pembangunan SDM perempuan di Kaltim terus meningkat,” tutur Anik.

Menurutnya, upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang mampu mengurangi marginalisasi ekonomi terhadap perempuan.

“Kita ingin mewujudkan lingkungan yang mendukung perempuan keluar dari marginalisasi ekonomi,” ujarnya.

Selain penyerahan penghargaan Parade Gender Provinsi Kaltim 2026, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian Award Gender kepada perangkat daerah serta diskusi publik yang mengangkat isu strategis terkait marginalisasi perempuan dalam sektor ekonomi.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, jajaran pimpinan OPD, perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta organisasi perempuan yang berpartisipasi dalam forum diskusi. (adp/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: