BALIKPAPAN, KASAKKUSUK.com -Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim di Gedung Sakura RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo pada Jumat, 17 April 2026.
Pertemuan itu untuk memastikan perencanaan anggaran pendidikan berjalan efektif dan tepat sasaran. Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV, Muhammad Darlis Pattalongi didampingi Ketua Komisi IV Baba, serta anggota Fadly Imawan dan Agus Aras. Agenda utama membahas tindak lanjut rekomendasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam pembahasan, Komisi IV menyoroti sejumlah aspek penting mulai dari akuntabilitas penggunaan anggaran, ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga mutu program yang dijalankan.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Baba menegaskan pentingnya kesinambungan antara perencanaan anggaran tahun 2026 dan proyeksi tahun 2027.
Karena itu, dia meminta agar penyusunan anggaran dilakukan secara realistis dan berbasis kebutuhan di lapangan.
“Proyeksi anggaran 2027 harus selaras dengan program 2026 agar tidak terjadi ketidaksinkronan,” kata Baba.
“Belanja gaji dan TPP pegawai perlu dihitung berdasarkan kebutuhan riil supaya tidak menimbulkan sisa anggaran yang besar,” sambungnya.
Selain itu, Komisi IV juga memberi perhatian pada penguatan fasilitas penunjang pendidikan. Kebutuhan gedung serbaguna di sekolah dinilai penting sebagai ruang pengembangan kreativitas siswa.
“Gedung serbaguna dapat menjadi pusat aktivitas siswa, bukan sekadar pelengkap fasilitas sekolah,” ucap Baba.
Rapat itu juga menyoroti percepatan pembangunan workshop di SMKN 2 Sangatta Utara serta peningkatan fasilitas di SMAN 4 Samarinda yang masuk dalam prioritas pengembangan.
Tak hanya itu, kepastian status tenaga pendidik turut menjadi perhatian. Komisi IV meminta kejelasan terkait perpanjangan Surat Keputusan (SK) bagi PPPK angkatan 2022 agar pelayanan pendidikan tetap berjalan optimal.
“Keberlanjutan tenaga pendidik harus dijamin agar kualitas layanan pendidikan tidak terganggu,” tegasnya.
Melalui rapat kerja ini, DPRD Kaltim berharap seluruh catatan evaluasi dan rekomendasi dapat diakomodasi dalam dokumen perencanaan daerah guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan yang lebih merata di Kaltim. (sam/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












