SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Kedunglo VII Samarinda, Jalan Talangsari RT 01, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara pada Kamis, 5 Maret 2026.
Kegiatan digelar pondok pesantren itu dihadiri sejumlah unsur Pemerintah Kota Samarinda, di antaranya Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Suwar dan Haryanto, Sekretaris Camat Samarinda Utara, Haryanto; Lurah Tanah Merah, serta jajaran bagian kesejahteraan rakyat (Kesra) Pemkot Samarinda.
Acara diawali pembacaan Salawat Wahidiyah dipimpin Ustaz Nurul Anwar. Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Samarinda juga menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Kedunglo VII diterima oleh Ustaz Kabul.
Dalam sambutannya, Wawali Saefuddin mengajak jamaah memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan memperbanyak ibadah serta salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Dia berharap Pondok Pesantren Kedunglo VII dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi pendidikan para santri di Samarinda.
“Kegiatan silaturahmi ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan diri kepada para santri dan masyarakat, agar mengetahui siapa pemimpin Kota Samarinda,” tutur Saefuddin Zuhri.
Dia bilang, kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat serta lembaga pendidikan keagamaan.
Wawali Saefuddin juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus pondok pesantren yang telah menyambut rombongan Pemkot Samarinda dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut.
Dalam kesempatan itu, Saefuddin Zuhri juga memohon doa dari para santri dan jamaah agar kepemimpinan Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama dirinya dapat berjalan dengan baik.
“Mohon doa agar kami dapat menjalankan amanah memimpin Samarinda dengan baik serta membawa manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, dia mengajak para pelajar, khususnya santri, untuk menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Kata dia, upaya mewujudkan kota yang nyaman harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari.
“Kesadaran menjaga kebersihan harus tumbuh dari diri kita masing-masing agar Samarinda menjadi kota yang indah dan nyaman,” paparnya.
Saefuddin juga berharap hubungan antara pondok pesantren dan masyarakat sekitar terus terjalin harmonis sehingga dapat bersama-sama membangun lingkungan yang lebih baik.
Dia juga mengingatkan jemaah Salawat Wahidiyah agar tetap terbuka dan mampu berbaur dengan masyarakat luas.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebaikan Kota Samarinda dan menyatukan potensi untuk membangun kota ini,” katanya. (sam/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












