SAMARINDA, KASAKKUSUK.com -Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud menegaskan komitmennya membawa Kaltim menuju era energi hijau dengan mendorong investasi di sektor energi baru terbarukan (EBT).
Langkah ini sejalan dengan visi Kaltim sebagai daerah yang berdaya saing, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
“Kita akan terus dorong pengembangan energi baru terbarukan,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud saat membuka High Level Meeting (HLM) Regional Investment Relation Unit (RIRU) Provinsi Kaltim di Hotel Mercure Samarinda pada Senin, 29 September 2025.
Gubernur Rudy Mas’ud mengakui Kaltim selama ini dikenal sebagai lumbung batu bara nasional, menyumbang sekitar 60 persen produksi nasional, selain minyak dan gas bumi.
Namun, kata dia, dunia kini telah bergerak ke arah energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Itu sebabnya, Kaltim perlu bertransformasi agar tidak lagi bergantung pada energi fosil yang kian menipis.
“Energi tidak terbarukan dampaknya luar biasa bagi lingkungan dan sosial. Selain pasti habis, juga berefek ekonomi daerah ketika dana bagi hasil (DBH) berkurang seperti saat ini,” ungkap Rudy Mas’ud.
Meski demikian, dia optimistis pengembangan investasi EBT mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Energi bersih akan menarik investor kelas dunia dan membuat ekonomi Kaltim jadi lebih stabil dan maju,” tambahnya.
Selain sektor energi, Gubernur Rudy Mas’ud juga menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian, pangan, dan hortikultura sebagai prioritas menuju swasembada dan kemandirian pangan nasional. (*/ute)
Sumber: Adpim
![]()












