JAKARTA, KASAKKUSUK.com – Kaltim, Rudy Mas’ud menghadiri undangan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji dalam pertemuan koordinasi di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN di Jakarta pada Selasa, 14 April 2026.
Pertemuan ini membahas pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (MBG 3B).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Wihaji menyampaikan bahwa Kaltim dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program unggulan tersebut.
Penunjukan ini didasarkan pada capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah yang dinilai menunjukkan kinerja positif.
“Kaltim hari ini IPM-nya luar biasa, baru saja mendapat penghargaan juga,” ujar Wihaji.
Dia menegaskan, keberhasilan pembangunan manusia di daerah menjadi indikator penting dalam menjalankan program yang menyasar kelompok rentan tersebut.
Selain itu, Wihaji juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program BKKBN, termasuk upaya menekan angka stunting.
“Saya yakin, kalau IPM-nya bagus, angka prevalensi stunting juga akan turun,” kata Wihaji.
Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan dua pesan utama kepada Pemerintah Provinsi Kaltim. Pertama, memastikan program-program BKKBN berjalan optimal di daerah. Kedua, mendukung penuh implementasi MBG 3B sebagai program prioritas nasional.
“Di dunia tidak ada program ini, satu-satunya hanya ada di Indonesia,” ucapnya.
Tak cuma itu, dia juga menyoroti peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, koordinasi antara TPK dan pemerintah daerah menjadi kunci agar intervensi dapat tepat sasaran.
“Teman-teman TPK nanti bisa berkoordinasi dengan Bapak Gubernur di Kaltim,” tuturnya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Rudy Mas’ud menyatakan kesiapan daerahnya untuk mendukung penuh kebijakan tersebut. Ia memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan mengoptimalkan berbagai langkah, terutama dalam pencegahan stunting sejak dini.
“Insyaallah Pak Menteri, Kaltim siap dukung 100 persen. Kita akan dukung Program MBG 3B dan penurunan prevalensi stunting,” tegas Rudy.
Dia menambahkan, pendekatan yang akan dilakukan mencakup intervensi sejak masa kehamilan hingga fase tumbuh kembang balita, sebagai upaya memperkuat kualitas generasi mendatang di daerah. (adp/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












