SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kota Samarinda disebabkan gangguan pada salah satu trafo di Gardu Induk Tengkawang pada Senin, 15 Februari 2026.
Gangguan tersebut terjadi di tengah cuaca buruk yang disertai hujan deras dan berdampak pada ribuan pelanggan di beberapa kecamatan.
Listrik mulai padam sekitar pukul 13.55 WITA. Sejumlah kawasan yang terdampak antara lain Kecamatan Samarinda Ulu, Sungai Kunjang, dan Sungai Pinang. Selain mengganggu aktivitas rumah tangga, pemadaman juga mempengaruhi kegiatan perkantoran dan layanan publik.
Di Gedung PWI Kaltim, Jalan Biola Samarinda aktivitas kerja sempat terhenti akibat terputusnya pasokan listrik.
Kondisi serupa juga dirasakan sejumlah pelaku usaha dan pekerja yang mengandalkan jaringan listrik untuk menjalankan operasional harian.
“Tidak ada informasi sampai kapan pemadaman ini, pekerjaan jadi terhambat,” kata Intoniswan, penanggung jawab media niaga.asia saat dikonfirmasi pada Senin sore.
Sebelum listrik padam, sejumlah warga mengaku mendengar suara petir cukup keras. Pada tahap awal, beredar informasi bahwa gangguan kemungkinan dipicu baliho yang mengenai jaringan distribusi listrik.
Namun, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul menjelaskan hasil penelusuran menunjukkan gangguan utama berasal dari salah satu trafo di Gardu Induk Tengkawang yang mengalami kendala pada pukul 13.51 WITA.
“PLN telah melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap di wilayah Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda Ulu, dan Sungai Pinang. Hingga pukul 15.00 WITA, progres pemulihan telah mencapai 67 persen,” ujar Adrian dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Senin malam tadi.
Setelah gangguan teridentifikasi, PLN melakukan manuver jaringan dan pemulihan bertahap untuk mengembalikan pasokan listrik kepada pelanggan terdampak. Upaya tersebut dilakukan dengan memprioritaskan percepatan normalisasi sistem kelistrikan.
Di sejumlah lokasi, proses pemulihan berlangsung hingga malam hari. Warga di Jalan P. Suryanata, Kelurahan Air Putih, melaporkan aliran listrik kembali normal sekitar pukul 19.30 WITA atau bertepatan dengan waktu salat Isya.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh pelanggan kembali memperoleh pasokan listrik secara optimal.
Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi terkait perkembangan sistem kelistrikan melalui kanal komunikasi yang disediakan PLN guna memperoleh informasi yang akurat dan terkini. (mn)
www.kasakkusuk.com
![]()












