Program CSR PAMA KPC Tingkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat
SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat aksi kemanusiaan kembali dilakukan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site KPC Coal Mining Project melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Bekerja sama dengan Desa Siaga Sehat Cemerlang Swarga Bara, perusahaan menggelar penyuluhan penyakit autoimun dan kegiatan derma darah massal di Pendopo RT 39, Dusun 8, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa Swarga Bara, Desa Siaga Swarga Bara, BLUD Puskesmas Teluk Lingga, Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur, serta unsur masyarakat setempat. Kolaborasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya deteksi dini penyakit sekaligus memperkuat ketersediaan stok darah bagi kebutuhan kemanusiaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang diikuti warga.
Setelah itu, tim kesehatan dari BLUD Puskesmas Teluk Lingga memberikan edukasi mengenai penyakit autoimun, mulai dari pengenalan gejala, faktor risiko, hingga pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sesi tersebut juga diisi dengan dialog interaktif yang mendapat respons aktif dari peserta.
Pada waktu bersamaan, aksi sumbang darah digelar di lokasi kegiatan berhasil menghimpun 22 kantong darah. Seluruh darah yang terkumpul selanjutnya diserahkan kepada PMI Kutai Timur untuk membantu memenuhi kebutuhan transfusi darah di daerah.
Perwakilan Pemerintah Desa Swarga Bara, Dedi menilai keterlibatan sektor swasta memiliki peran penting dalam memperkuat program kesehatan berbasis masyarakat di tingkat desa.
“Kami atas nama pemerintah desa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada PT Pamapersada Nusantara. Eksistensi program Desa Siaga ini dapat berjalan optimal berkat dukungan stimulan yang konsisten dari PAMA,” ucap Dedi.
Dia bilang, sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran kesehatan yang berkelanjutan.
“Kolaborasi seperti ini sangat krusial dalam membentuk masyarakat yang lebih tanggap kesehatan,” kata Dedi.
Apresiasi serupa disampaikan Perwakilan Desa Siaga Swarga Bara, Dewi Fatonah.
Dia menyebut keberhasilan kegiatan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pengembangan program Desa Siaga.
“Mewakili Desa Siaga, kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya PT Pamapersada Nusantara yang terus konsisten mengawal program Desa Siaga ini,” tutur Dewi Fatonah.
Sementara itu, CSR Dept Head PT Pamapersada Nusantara Site KPC Coal Mining Project, Agung Jati menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit di masa depan.
“Kami berharap kegiatan edukasi mengenai autoimun serta aksi donor darah ini memberikan dampak jangka panjang,” ujar Agung Jati.
Dia juga mendorong peserta untuk menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada lingkungan sekitar agar manfaat edukasi tidak berhenti pada kegiatan tersebut.
“Pengetahuan yang didapat hari ini tidak boleh berhenti di sini, melainkan harus ditularkan ke lingkungan keluarga dan tetangga sekitar. Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk berinvestasi pada kesehatan generasi mendatang,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, pihak PAMA bersama para pemangku kepentingan di Desa Swarga Bara berharap kesadaran masyarakat terhadap penyakit autoimun semakin meningkat, sekaligus memperkuat budaya gotong royong melalui donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial. (adv)
kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply