SAMARINDA, KASALKUSUK.com – Pemerintah Provinsi Kaltim mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Dukungan ini dinilai penting karena hasil sensus akan menjadi pijakan utama dalam membaca kondisi ekonomi daerah hingga nasional.
Komitmen ini disampaikan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat menerima audiensi Kepala BPS Provinsi Kaltim, Mas’ud Rifai beserta jajaran di Kantor Gubernur Kaltim pada Kamis, 26 Februari 2026.
“Kami mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026 karena ini menjadi dasar penting untuk memahami daya saing usaha dan struktur ekonomi, baik di daerah maupun secara nasional,” tutur Rudy Mas’ud.
Dia menekankan perlunya sinkronisasi data BPS dengan data yang dimiliki perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim serta pemerintah kabupaten dan kota. Dia bilang, keselarasan data akan mencegah perbedaan tafsir dalam perumusan kebijakan.
“BPS Kaltim adalah mitra strategis pemerintah daerah. Data harus terus diperbarui agar semakin akurat, terutama data strategis seperti kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, hingga ketimpangan antara wilayah pedalaman, pesisir, dan perkotaan,” ucap politikus Partai Golkar ini.
Selain itu, Rudy juga meminta BPS Kaltim melakukan pendalaman terhadap data sektoral prioritas yang selama ini memberi kontribusi besar bagi perekonomian daerah. Fokus tersebut meliputi sektor pertambangan, perkebunan, dan industri pengolahan.
“Kami berharap ada penguatan pendalaman data sektoral dan sekaligus dorongan nyata terhadap implementasi Satu Data Indonesia,” ujar Rudy.
Audiensi ini dihadiri Staf Ahli Bidang II Pemprov Kaltim, Siti Farisyah Yana; Kepala Bappeda Kaltim, Muhaimin; serta Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim, Iwan Darmawan. (adp/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












