SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama jajaran kepolisian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi kebutuhan pokok dan energi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 13 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang tetap aman serta menjaga stabilitas harga di pasaran.
Sidak dipimpin Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi didampingi Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto bersama tim gabungan sekitar 30 personel dari berbagai instansi.
Tim gabungan dimaksud melibatkan berbagai unsur seperti Polres, TNI, kejaksaan, Satpol PP, Inspektorat, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.
Tim melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi yang menjadi jalur distribusi penting, di antaranya agen LPG non-subsidi PT Bustani Bersaudara, outlet LPG Hj. A. Muliati, agen LPG resmi PT Haedir Ismail Bersaudara, SPBU STC, SPBU APT Pranoto, hingga Pasar Sangatta Selatan atau Pasar Lama.
Stok Bapokting Aman
Usai meninjau Pasar Sangatta Selatan, Mahyunadi menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi pasokan bahan pokok di Kutai Timur masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
“Alhamdulillah, dari hasil keliling hari ini ke beberapa agen LPG, SPBU, dan pasar tradisional, ketersediaan bahan pokok penting sangat mencukupi. Tidak ada kelangkaan, dan secara umum harga masih relatif stabil tanpa lonjakan signifikan,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara wajar dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan di pasar.
“Transaksi di pasar berjalan normal. Masyarakat tidak perlu panic buying karena pemerintah daerah bersama instansi terkait menjamin stok di pasaran tetap tersedia,” tambahnya.
Cegah Penimbuna
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto menegaskan komitmen kepolisian untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok, bahan bakar minyak, serta LPG.
Menurutnya, kehadiran aparat juga bertujuan mencegah potensi kejahatan ekonomi, termasuk praktik penimbunan barang menjelang hari raya.
“Kehadiran Polri untuk memastikan distribusi barang kebutuhan pokok, BBM, dan LPG ke masyarakat berjalan lancar. Dari pantauan di lapangan, distribusi normal dan antrean di SPBU juga terkendali,” kata Fauzan.
Dia menyebutkan pihak kepolisian tidak akan ragu menindak pihak yang mencoba memanfaatkan momentum menjelang Lebaran untuk melakukan penimbunan demi keuntungan pribadi.
“Kami ingatkan, apabila ada oknum yang sengaja menimbun barang untuk mencari keuntungan sepihak jelang Lebaran, maka akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kegiatan pemantauan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WITA itu berjalan tertib dan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta unsur Forkopimda diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang menjelang Idulfitri.
Langkah ini juga diharapkan memberikan rasa tenang bagi masyarakat Kutai Timur yang tengah bersiap menyambut Hari Raya Idulfitri. (ogy/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












