PWI Kaltim Gelar Orientasi Anggota Perkuat Kompetensi dan Etika Wartawan Profesional

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim menggelar Orientasi Anggota dan Organisasi di Sekretariat PWI Kaltim, Jalan Biola, Samarinda pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya organisasi memperkuat kompetensi, integritas, dan pemahaman kode etik bagi calon anggota maupun wartawan muda.

Selain menjadi tahapan pengenalan organisasi, orientasi tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mengenai peran, tanggung jawab, serta etika profesi jurnalistik di tengah perkembangan ekosistem media digital.

Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin menjelaskan, organisasi yang dipimpinnya saat ini memiliki sekitar 400 anggota yang terdiri atas 15 pengurus harian, 45 pengurus biasa, dan 315 anggota yang tersebar di kabupaten dan kota di Kaltim.

Dalam kepengurusan periode 2024–2029, PWI Kaltim menetapkan tiga program prioritas sebagai arah pengembangan organisasi. Program tersebut meliputi pembangunan organisasi yang lebih inklusif, peningkatan kompetensi dan karakter wartawan, serta pengembangan jurnalis yang memiliki keahlian atau spesialisasi pada bidang tertentu.

Dia menyebutkan, organisasi terus membuka ruang bagi wartawan yang memenuhi persyaratan untuk bergabung sekaligus meningkatkan fungsi sekretariat sebagai pusat aktivitas, diskusi, dan pelatihan jurnalistik.

“Kami ingin PWI menjadi rumah bersama bagi para wartawan sekaligus ruang untuk belajar, berdiskusi, dan meningkatkan kapasitas profesi,” tutur Abdurrahman.

Dia juga menekankan pentingnya transfer pengetahuan dari wartawan senior kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Selain itu, PWI Kaltim mendorong wartawan untuk memperdalam bidang liputan tertentu, seperti ekonomi, kesehatan, olahraga, hingga sektor strategis lainnya, sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang lebih mendalam dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

“Harapannya, wartawan bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi rujukan karena memahami persoalan secara mendalam sesuai bidangnya,” pinta Abdurrahman.

Dalam sesi pembekalan, peserta menerima materi mengenai organisasi dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang disampaikan Ketua Dewan Kehormatan PWI Kaltim, Intoniswan; Ketua PWI Kaltim periode 2014–2019, Endro S. Efendi; dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim, Wiwid Marhaendra.

Melalui kegiatan tersebut, PWI Kaltim berharap anggota baru memiliki pemahaman yang kuat mengenai etika profesi, meningkatkan kompetensi jurnalistik, serta mampu menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan integritas. (mn/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: