DaerahRagam

PWI Kaltim Peduli Makamkan Warga Tanpa Keluarga Asal Probolinggo

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – PWI Kaltim Peduli kembali menunjukkan aksi kemanusiaan dengan mengurus seluruh proses pemulasaraan hingga pemakaman seorang warga lanjut usia yang meninggal dunia tanpa keluarga di Kota Samarinda.

Almarhum bernama Saniman (79 tahun), warga asal Probolinggo, Jawa Timur meninggal dunia di Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda pada Jumat, 26 Juni 2026.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan kepada Ketua RT 25 Kelurahan Sungai Kapih, Erwin, sekitar pukul 12.15 WITA, bertepatan dengan azan Salat Jumat.

Karena almarhum tak memiliki sanak keluarga di Samarinda dan hanya diketahui berasal dari Probolinggo, warga kemudian meminta bantuan PWI Kaltim Peduli untuk menangani seluruh prosesi pemakaman.

Sekretaris PWI Kaltim, Achmad Shahab mengatakan pihaknya segera melakukan koordinasi setelah menerima informasi dari warga agar proses pengurusan jenazah dapat berlangsung secepat mungkin.

“Begitu dapat laporan, saya dan Ustaz Ridho Al Ghona relawan fardhu kifayah PWI Kaltim Peduli langsung berkoordinasi dengan Pak Idris untuk kesiapan petugas pemulasaraan. Sementara untuk lokasi pemakaman, kami berkoordinasi dengan Dinas Perkim yang sigap membantu penyiapan lubang makam,” kata Shahab.

Tim Ambulans PWI Kaltim Peduli tiba di rumah duka di Jalan Kapten Soejono pada pukul 14.41 WITA.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Pendopo Pemakaman Cempaka di Kompleks MAN 1 Samarinda untuk menjalani rangkaian fardu kifayah.

Menurut Shahab, proses memandikan dan mengkafani jenazah berlangsung mulai pukul 16.15 WITA hingga selesai pukul 17.00 WITA. Setelah disalatkan, almarhum kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Raudhatul Jannah, Tanah Merah, Samarinda Utara.

“Proses memandikan dan mengkafani dimulai pukul 16.15 WITA dan selesai pada 17.00 WITA. Setelah disalatkan, jenazah langsung dibawa menuju Pemakaman Raudhatul Jannah,” tuturnya.

Seluruh rangkaian pemulasaraan hingga pemakaman selesai sekitar pukul 18.00 WITA dan ditutup dengan pembacaan talkin yang dipimpin Ustaz Ridho Al Ghona.

Ketua RT 25 Sungai Kapih, Erwin menyampaikan apresiasi kepada PWI Kaltim Peduli yang telah membantu warga memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum secara layak.

“Kami berterima kasih kepada PWI Kaltim Peduli atas bantuan yang diberikan. Mbah Saniman selama ini ditampung warga dan baru kami ketahui tidak memiliki identitas,” ucap Erwin.

Dia juga mengimbau masyarakat yang tinggal maupun menjalankan usaha di wilayah RT 25 agar melaporkan keberadaannya kepada pengurus lingkungan setempat.

Dia menyebut langkah tersebut penting agar data kependudukan lebih tertib dan memudahkan penanganan apabila terjadi kondisi darurat di kemudian hari. (mn/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: