SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Respons cepat ditunjukkan Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Kutai Timur saat mengevakuasi kapal pemancing yang mengalami mati mesin di perairan Pantai Kenyamukan, Sangatta pada Senin, 27 April 2026.
Beruntung seluruh penumpang berhasil diselamatkan oleh personel Polairud tanpa luka.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WITA di kawasan Patok 1. Kapal jenis KM Barakuda yang sebelumnya berangkat dari wilayah pesisir Sangatta mengalami kerusakan mesin saat dalam perjalanan kembali ke daratan pada Minggu sore, 26 April 2026.
Di dalam kapal tersebut terdapat empat orang, yakni Ashar sebagai kapten, bersama tiga penumpang lainnya, Tajram, Taharuddin, dan Ahmad Dahlan.
Menyadari kondisi darurat, mereka segera menghubungi petugas untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan, tim Satuan Polairud langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan korban serta kondisi perairan. Sekitar pukul 15.30 WITA, seluruh penumpang beserta kapal berhasil dievakuasi ke darat dalam keadaan selamat.
Kasat Polairud Polres Kutai Timur, AKP Sudarwanto menegaskan pihaknya selalu siaga dalam merespons laporan masyarakat di wilayah perairan.
“Kami selalu siap memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut,” ucap Sudarwanto.
Dia juga mengingatkan pentingnya memastikan kesiapan sebelum melaut, terutama kondisi mesin dan perlengkapan keselamatan.
“Pastikan kapal dalam kondisi layak jalan. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi petugas agar cepat ditangani,” tegas Sudarwanto.
Dia menyebutkan, kehadiran Polairud tak hanya berfokus pada penegakan hukum, tapi juga memberikan perlindungan dan pelayanan bagi masyarakat pesisir.
Dia bilang, keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti cepatnya respons aparat dalam menjaga keselamatan warga, sekaligus memastikan aktivitas di wilayah perairan tetap aman dan terkendali. (ogy/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












