MELAK, KASAKKUSUK.com – Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud memerintahkan percepatan pembangunan akses tiga desa tertinggal di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat yakni Deraya, Tanjung Soke dan Gerunggung.
Sebab ketiga desa tersebut hingga kini masih masuk kategori tertinggal akibat keterbatasan infrastruktur jalan.
Instruksi ini disampaikan Gubernur Rudy Mas’ud saat menerima laporan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim pada briefing awal pekan lalu.
“Segera lakukan kegiatan di sana, agar tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim,” tegas Rudy Mas’ud.
Ketiga desa tersebut berada tak jauh dari kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Meski berdekatan dengan pusat pengembangan nasional, akses menuju wilayah itu masih terbatas akibat kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui.
Satu desa lainnya yakni Lemper, baru saja naik status menjadi desa berkembang. Namun secara aksesibilitas, Desa Lemper bersama Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung masih menghadapi persoalan serupa karena keterisolasian infrastruktur.
Menindaklanjuti kondisi itu, Gubernur Rudy Mas’ud meminta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) segera menyusun langkah konkret.
“Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, Barjas dan TAPD segera kita rapatkan ini,” ucap politikus Partai Golkar ini.
Instruksi Gubernur Rudy Mas’ud itu disampaikan di tengah proyeksi penurunan APBD Kaltim tahun ini. Dari sebelumnya Rp21 triliun, anggaran diperkirakan menyusut menjadi sekitar Rp14,25 triliun atau berkurang Rp7 triliun.
Meski demikian, pemerintah daerah memastikan pemerataan pembangunan tetap menjadi prioritas.
Gubernur Rudy menekankan masyarakat di empat desa tersebut memiliki hak yang sama atas akses infrastruktur sebagaimana warga di daerah lain yang telah menikmati jalan memadai.
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan akan berdampak langsung terhadap kenaikan skor Indeks Desa Membangun (IDM) dan mempercepat perubahan status desa tertinggal menjadi berkembang.
Secara geografis, kata dia, jarak antarwilayah relatif berdekatan. Gerunggung ke Tanjung Soke sekitar 5 kilometer, Tanjung Soke ke Deraya 10 kilometer, serta Deraya menuju Gerunggung dan Lemper sekitar 10 kilometer. Total kebutuhan penanganan jalan diperkirakan mencapai 25 kilometer.
Berdasarkan data pemerintah provinsi, dari total 841 desa di Kaltim, mayoritas telah berstatus mandiri, maju, dan berkembang.
Tahun ini tersisa tiga desa tertinggal dan tidak ada lagi desa dengan kategori sangat tertinggal.
Pemerintah menargetkan seluruh desa di Kaltim dapat segera keluar dari status tersebut melalui percepatan pembangunan infrastruktur dasar. (adp/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












