SANGATTA, KASAKKUSUK.com -Tim gabungan dipimpin Camat Sangatta Utara mulai membongkar 29 bangunan lapak pedagang kosong di Tanam Bersemi atau populer disebut STQ Sangatta pada Sabtu, 20 September 2025.
Tim gabungan terdiri dari sejumlah personel Satpol PP, Polsek Sangatta Utara, Koramil 0909-01/Sangatta, dan aparatur desa setempat.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah menjelaskan pembongkaran lapak merupakan tindak lanjut atas kesepakatan sebelumnya antara pihak pedagang, desa dan kecamatan.
Karena itu, kata dia, dalam proses pembongkaran lapak berjalan lancar dan tak ada keberadaan dari pihak pedagang.
“Pembongkaran berjalan lancar. Tak ada keberatan. Total ada 77 lapak. Baru 29 lapak dibongkar. Sisanya Desember nanti,” ucap Camat Sangatta Utara Hasdiah kepada wartawan melalui sambungan telpon.
Dia juga menyampaikan material lapak yang dibongkar seperti kayu dan juga bahan lainnya diserahkan kembali ke pemilik lapak untuk dimanfaatkan. Karena sesuai perjanjian sebelumnya, pihak pemerintah hanya melakukan pembongkaran, sedangkan sisanya diserahkan kembali ke pemilik lapak.
Dikemukakan pula pemerintah melalui kecamatan dan OPD terkait telah memberikan imbauan dan melaksanakan kegiatan tersebut sesuai aturan. Bahkan dalam proses pembongkaran, pihak RT dan dusun setempat juga dilibatkan.
“Pembongkaran ini sudah sesuai mekanisme. Kami juga melibatkan berbagai unsur dalam pelaksanaan kegiatan itu. Dari kecamatan kami turunkan 10 personel. TNI/Polri 10 personel, desa 10 orang, kami juga melibatkan RT dan dusun setempat,” ungkapnya.
Salah satu personel Satpol PP yang berhasil dikonfirmasi media ini di lokasi pembongkaran, membenarkan 29 lapak pedagang dibongkar di areal STQ. Ia pun menginformasikan dalam kegiatan tersebut sebanyak 54 personel Satpol PP diturunkan untuk melakukan pembongkaran. (qi/ute)
![]()












