DaerahRagam

Hari Musik Nasional, Wawali Samarinda Dorong Musik Berkarakter

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menghadiri peringatan Hari Musik Nasional 2026 digelar Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Kaltim di Atrium Bigmall Samarinda pada Minggu malam, 19 April 2026.

Kegiatan bertema “Harmoni Bumi Etam untuk Generasi Emas” ini menjadi ruang kolaborasi bagi insan musik sekaligus sarana memperkuat peran musik dalam pembentukan karakter generasi muda.

Dalam sambutannya, Saefuddin menegaskan bahwa musik memiliki fungsi lebih luas dari sekadar hiburan. Dia menyebut musik sebagai medium efektif untuk menyampaikan nilai kebangsaan, persatuan, dan kepedulian sosial.

“Musik harus menjadi penguat karakter generasi emas. Di dalamnya perlu ada nilai budaya, pesan moral, dan semangat kebangsaan,” ucap politikus Partai Nasdem ini.

Dia juga mendorong para musisi untuk terus melahirkan karya yang orisinal dan bermakna, seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi muda.

Dia bilang, peringatan Hari Musik Nasional bukan hanya untuk mengenang jasa Wage Rudolf Supratman, tapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen dalam membangun generasi yang mampu mengintegrasikan kearifan lokal dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen membuka ruang bagi seniman dan pegiat musik untuk terus berkarya.

“Musik diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang menyuarakan isu lingkungan, toleransi, pendidikan, hingga cinta tanah air,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri Ketua DPD PAPPRI Kaltim, Rusmadi bersama jajaran pengurus serta para musisi daerah.

Melalui momentum ini, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan insan musik diharapkan semakin kuat dalam membangun ekosistem musik yang sehat, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. (sam/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: