Wali Kota Samarinda Ajak Warga Bukuan Rawat Tradisi dan Sejarah Lokal

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengajak masyarakat Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran agar menjaga kerukunan, memperkuat gotong royong, dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat.

Pesan itu disampaikan Andi Harun saat menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Bersih Desa Kelurahan Bukuan 2026 di Lapangan Sepak Bola SDN 004, Jalan Nahkoda RT 14 pada Selasa malam, 27 Oktober 2026.

Dia bilang, Bersih Desa bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga bentuk rasa syukur sekaligus momentum mempererat persaudaraan dan menjaga warisan budaya.

Dia mengajak masyarakat tetap bersyukur serta saling menguatkan di tengah tantangan kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Samarinda.

“Tradisi seperti ini harus terus kita rawat. Bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan dan kerukunan masyarakat,” kata Andi Harun.

Dia menegaskan, nilai kebersamaan dan semangat gotong royong perlu terus dipelihara agar menjadi kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Selain pelestarian budaya, Andi Harun menyoroti pentingnya mendokumentasikan sejarah Kelurahan Bukuan dan kawasan Palaran. Menurut dia, sejarah lokal merupakan bagian dari identitas masyarakat yang perlu diwariskan kepada generasi muda agar mereka memahami akar budaya dan perjalanan daerahnya.

Dia juga menyebut Palaran sebagai salah satu kawasan yang terus berkembang dan memiliki peran dalam pertumbuhan ekonomi Samarinda.

Seiring perkembangan tersebut, dia berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan Palaran meningkatkan kontribusi sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Kontribusi dunia usaha, lanjut dia, diharapkan tak hanya mendukung pembangunan ekonomi, tapi juga membantu kegiatan kemasyarakatan dan pelestarian tradisi lokal.

Dia juga mendorong pemerintah kecamatan dan kelurahan menyusun perencanaan kegiatan secara lebih baik dengan tetap mengedepankan nilai gotong royong dan semangat saling membantu yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

Pagelaran wayang kulit tersebut menampilkan Ki Dalang Budi Asmoro. Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyerahan wayang sebagai tanda dimulainya pertunjukan.

Kegiatan itu dihadiri Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Samarinda dari tingkat kota hingga kecamatan dan kelurahan.

Melalui peringatan Bersih Desa, masyarakat diharapkan terus menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempertahankan kecintaan terhadap budaya lokal. Tradisi yang diwariskan para pendahulu diharapkan tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Bukuan bagi generasi mendatang. (dkf/ogy)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: