Produk Kaltim Laris di Pameran MTQ Nasional Semarang
SEMARANG, KASAKKUSUK.com – Kunjungan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni ke Pameran MTQ Nasional XXXI 2026 di Lapangan Parkir Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Jumat malam, 18 September 2026, berbuah catatan menarik.
Di tengah ramainya pengunjung pameran, stan Kalimantan Timur menjadi salah satu ruang promosi produk daerah. Hampir seluruh produk UMKM dan produk unggulan Kaltim yang dibawa untuk dipamerkan disebut telah habis terjual.
Sri Wahyuni mengunjungi pameran tersebut sebelum menyaksikan langsung final kategori Tilawah Al-Qur’an golongan dewasa pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026.
Pameran berlangsung 12–19 September 2026 itu menghadirkan beragam produk, mulai UMKM Nusantara, produk unggulan daerah, kerajinan, fesyen, kuliner halal, kaligrafi hingga berbagai kreasi Islami.
Kontingen Kaltim melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim turut ambil bagian dengan membawa sejumlah produk UMKM dan produk unggulan Kaltim.
Sebagai Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni melihat tingginya minat pengunjung terhadap produk yang ditampilkan sebagai peluang promosi sekaligus gambaran potensi pasar produk daerah.
“Alhamdulillah, produk-produk kita banyak diminati. Karena kita menjual dengan harga yang tidak mengambil selisih terlalu besar, banyak sekali masyarakat yang berkunjung ke stan kita. Hampir semua produk yang dibawa habis terjual,” tutur Sri Wahyuni usai mengunjungi stan pameran Kaltim.
Menurut dia, tingginya animo masyarakat menjadi catatan bagi Kaltim untuk melakukan persiapan lebih matang apabila kembali mengikuti pameran berskala nasional.
Salah satunya dengan memperbanyak stok produk. Permintaan yang tinggi membuat persediaan yang dibawa ke pameran kali ini hampir seluruhnya terserap pengunjung.
“Ke depan, pada saat mengikuti pameran MTQ Nasional, tentu kita harus lebih banyak mempersiapkan stok lagi,” ucap Sri Wahyuni.
Menariknya, ketertarikan pengunjung tidak hanya tertuju pada produk yang berkaitan dengan tema MTQ. Produk khas daerah Kaltim juga mendapat perhatian, mulai pakaian daerah hingga makanan khas.
“Meskipun ini pameran MTQ, banyak juga masyarakat yang mencari produk Kaltim, seperti pakaian daerah dan makanan khas Kaltim. Oleh karena itu, ke depan kita harus menyempurnakan produk pameran kita,” jelasnya.
Bagi Sri Wahyuni, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keikutsertaan Kaltim dalam pameran nasional dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi produk daerah untuk dikenal masyarakat dari berbagai wilayah.
Karena itu, partisipasi dalam agenda nasional diharapkan tidak berhenti pada pengenalan daerah. Pameran juga dapat menjadi sarana promosi bagi pelaku UMKM sekaligus memperluas pasar produk unggulan Kaltim.
Kunjungan Sri Wahyuni juga didampingi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kaltim, KH Muhammad Rasyid. (adp/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply