Wagub Kaltim Dorong Atlet Pencak Silat Naga Pertapa Indonesia Berprestasi Dunia

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Padepokan Naga Pertapa Indonesia (NPI) menjadi dorongan bagi atlet pencak silat Kalimantan Timur untuk terus meningkatkan prestasi hingga ke tingkat internasional.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji yang juga Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim mengapresiasi pembinaan yang dilakukan NPI dalam mencetak atlet berprestasi.

Menurut Seno Aji, sejumlah prestasi yang diraih atlet NPI menunjukkan hasil pembinaan yang telah berjalan. Salah satunya terlihat dari keberhasilan NPI dalam kejuaraan memperebutkan Piala Wali Kota Samarinda hingga mengantarkan sejumlah atlet masuk dalam tim Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim yang akan berlaga di Kabupaten Paser.

“Prestasi ini sebagai bentuk dedikasi dan bukti nyata pembinaan yang dibangun NPI yang mampu mencetak atlet unggul. Kami berharap kelak dari NPI melahirkan atlet yang mendunia mengikuti ajang internasional bersama tim Pelatnas,” kata Seno Aji saat menghadiri kegiatan di Padepokan NPI, Jalan Kemakmuran, Samarinda pada Senin, 7 September 20267.

Dia menilai, NPI merupakan salah satu perguruan yang memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi muda berkualitas melalui pencak silat. Karena itu, pembinaan sumber daya manusia dan kemampuan atlet perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Dia menegaskan, IPSI Kaltim bersama Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen mendukung pengembangan potensi atlet yang berada di NPI maupun berbagai perguruan pencak silat lainnya di Kaltim.

Dukungan tersebut diharapkan mampu membuka jalur pembinaan yang lebih jelas bagi atlet, mulai dari tingkat daerah hingga ke jenjang nasional dan internasional.

“Jika perlu menjadi atlet yang mendunia. NPI harus menurunkan atlet di Porprov. Jika sukses di Porprov, maka kita akan bina untuk persiapan PON. Apabila sukses di PON, maka kita bisa berikan pembinaan untuk masuk Pelatnas dan berkiprah di Olimpiade,” ungkap politikus Partai Gerindra ini.

Menurutnya, Porprov menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kemampuan atlet sebelum mendapatkan pembinaan menuju kompetisi yang lebih tinggi. Atlet yang mampu menunjukkan performa terbaik berpeluang mendapatkan pembinaan lanjutan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dari ajang nasional tersebut, atlet potensial selanjutnya dapat diarahkan untuk mengikuti pembinaan nasional dan bersaing memperebutkan tempat di tim Pelatnas.

Sementara itu, Ketua Umum Pusat NPI, Ami Marecan menyampaikan, rasa syukur atas kehadiran Wagub Seno Aji di tengah para atlet dan keluarga besar NPI.

Menurut Ami, kehadiran pimpinan daerah sekaligus Ketua Umum IPSI Kaltim menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi.

“Dengan semangat dan perjuangan yang kuat, hingga saat ini NPI mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat kota maupun provinsi,” ujar Seno Aji.

Dia menyebutkan, sejumlah prestasi telah ditorehkan atlet NPI dalam berbagai kompetisi. Salah satunya pada kompetisi Bayan Group, NPI berhasil meraih posisi juara umum ketiga.

Sementara pada Kejuaraan Piala Wali Kota Samarinda, NPI berhasil keluar sebagai juara umum. Dari kejuaraan tersebut, sebanyak lima atlet NPI juga dipersiapkan untuk bersaing pada Porprov Kaltim di Kabupaten Paser.

Kelima atlet tersebut akan membawa nama Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Dia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang dilakukan NPI mulai menunjukkan hasil. Ke depan, pihaknya akan terus mendorong atlet agar mampu meningkatkan kualitas dan bersaing di berbagai tingkatan kejuaraan.

Momentum HUT ke-50 NPI diharapkan tak hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi titik penguatan komitmen dalam mencetak atlet pencak silat yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional. (adp/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: