Korban Terakhir Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Kapal Terbalik di Balikpapan Berakhir
BALIKPAPAN, KASAKKUSUK.com – Operasi pencarian korban kapal nelayan yang terbalik di perairan Muara Manggar, Balikpapan, resmi berakhir pada Jumat, 17 Juli 2026.
Operasi ditutup setelah Tim SAR Gabungan menemukan korban terakhir atas nama Alan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WITA di perairan yang berjarak kurang lebih 2,6 kilometer ke arah timur laut dari titik awal kejadian.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan untuk proses penanganan lebih lanjut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita mengatakan penemuan korban terakhir menandai berakhirnya operasi SAR yang berlangsung selama dua hari sejak insiden terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026.
“Seluruh korban telah ditemukan. Setelah dilakukan pada pukul 11.35 WITA, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan,” ucap Endrow.
Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran intensif di area seluas sekitar 1,5 nautical mile persegi. Operasi tersebut didukung armada Rubber Boat dan Rigid Buoyant Boat (RBB) untuk mempercepat pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Selain personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, operasi juga melibatkan BPBD Kota Balikpapan, Satbrimob Polda Kaltim, sejumlah instansi terkait, serta nelayan setempat yang turut membantu proses pencarian.
Endrow mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat sehingga seluruh korban dapat ditemukan dalam kurun waktu dua hari.
Dia juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan sebelum beraktivitas di perairan.
“Masyarakat diimbau untuk selalu memantau prakiraan cuaca, kondisi angin, dan gelombang laut sebelum beraktivitas di laut,” katanya.
Menurutnya, penggunaan alat keselamatan diri saat melaut menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko apabila terjadi keadaan darurat di perairan.
Dengan ditemukannya seluruh korban, rangkaian operasi pencarian resmi berakhir dan seluruh personel yang terlibat kembali ke satuan masing-masing untuk melanjutkan tugas siaga. (*/mn/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply