MAKASSAR, KASAKKUSUK.com -Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas), Andi Amran Sulaiman menyoroti peran strategis alumni Unhas yang kini telah berkembang menjadi kekuatan di panggung global.
Hal ini dilontarkan Amran Sulaiman dalam pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas 2026 di Four Points by Sheraton Makassar pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Amran menyampaikan bahwa eksistensi alumni tak cukup hanya ditunjukkan melalui jaringan internasional, tapi harus diiringi kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Eksistensi kita bukan sekadar seremonial, melainkan kontribusi nyata bagi kemanusiaan,” ucap Amran.
Dia mengungkapkan, jaringan alumni Unhas kini telah tersebar hingga ke berbagai negara, termasuk kawasan Eropa dan Jepang.
Namun demikian, dia menekankan pentingnya peran konkret, terutama dalam aksi kemanusiaan.
Dia juga memaparkan, alumni Unhas telah terlibat aktif dalam berbagai penanganan bencana dengan nilai bantuan signifikan, di antaranya Rp15 miliar untuk Aceh serta total Rp40 miliar untuk pemulihan di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat.
Pada sektor pemerintahan, dia juga menyoroti besarnya kepercayaan negara terhadap alumni Unhas yang kini menempati sejumlah posisi strategis, termasuk di tingkat kabinet.
Sebagai Menteri Pertanian, Amran turut menyampaikan perkembangan sektor pangan nasional.
Dia menyebut stok beras nasional saat ini mencapai 5 juta ton, yang diklaim sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
“Target kita, di tahun 2025 nanti, Indonesia sudah tidak lagi melakukan impor,” tutur Amran.
Selain itu, dia juga memaparkan strategi menuju kemandirian energi melalui pengembangan program B50 berbasis minyak sawit, serta inovasi bahan bakar turunan sawit lainnya.
Amran juga mendorong kalangan akademisi dan mahasiswa Universitas Hasanuddin untuk terus berinovasi dan meningkatkan disiplin dalam menghadapi tantangan global.
“Tekanan yang keras akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Tidak ada orang sukses tanpa kerja keras,” kata Amran di hadapan peserta.
Dia menekankan pentingnya hilirisasi sebagai motor penggerak ekonomi masa depan.
Dia menyebut, program hilirisasi dengan dukungan anggaran besar diproyeksikan mampu membuka jutaan lapangan kerja, khususnya di sektor mineral dan pertanian.
“Indonesia adalah negeri yang kaya dan subur. Mari kita wujudkan potensi besar ini bersama,” ujarnya.
Mubes IKA Unhas 2026 juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah. Mereka di antaranya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; dan Rektor Unhas Djamaluddin Jompa.
Bupati Pinrang, Irwan Hamid juga tampak hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan peran alumni dalam pembangunan.
Selain itu, sejumlah tokoh akademik juga terlihat hadir, di antaranya mantan Rektor Unhas Idrus Paturusi dan Dwia Aries Tina Pulubuhu, serta jajaran pimpinan fakultas.
Mubes tahun ini mengusung agenda strategis, termasuk pemilihan Ketua Umum IKA Unhas untuk periode lima tahun mendatang.
Forum ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat peran alumni dalam pembangunan daerah dan nasional, sekaligus memperluas kontribusi lintas sektor melalui kolaborasi dan inovasi. (*)
www.kasakkusuk.com
![]()












