DaerahKorporasiRagam

Kades Bukit Makmur Klarifikasi Dugaan Tanggul Jebol Tambang Indexim

SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Kepala Desa Bukit Makmur, Adventus Eko Purwanto Lenama meluruskan pernyataannya sebelumnya beredar di sejumlah media sosial terkait insiden meninggalnya seorang karyawan diduga terseret arus air di area operasi tambang PT Indexim Coalindo.

Dia menegaskan bahwa penyebutan “tanggul jebol” dalam informasi beredar semata-mata merupakan dugaan pribadi, bukan pernyataan resmi maupun fakta yang telah terkonfirmasi.

“Kami tidak menuduh bahwa itu adalah tanggul jebol, tidak. Kami sampaikan bahwa itu dugaan kami,” ungkap Adventus kepada wartawan pada Minggu, 8 Maret 2026.

Adventus mengaku memperoleh informasi bahwa satu karyawan memang meninggal dunia akibat terseret air. Tapi lokasi kejadiannya jauh dari wilayah Desa Bukit Makmur.

“Itu hanya kekhawatiran kami agar perusahaan melakukan tindakan preventif yang lebih baik. Bukan hanya ke kami, tapi ke beberapa tempat lainnya,” beber Adventus.

Dia juga mengklarifikasi soal pemberitaan dinilainya melenceng dari fakta. Dia menyebut hanya satu media sosial, Lambe Timur, yang langsung berkomunikasi dengannya. Sementara media lain, termasuk Mata Kaltim, diduga mengutip dari sumber sekunder tanpa konfirmasi langsung.

“Saya juga akan membuat video terkait itu, bahwa kami tidak menyampaikan tanggul itu jebol, tapi itu dugaan kami. Namun benar adanya bahwa memang ada karyawan yang meninggal akibat terseret air,” ucap Adventus.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT Indexim Coalindo, Ditto Santoso membenarkan terjadinya insiden kecelakaan di area operasi perusahaannya.

Dia juga menyampaikan bahwa tidak ada tanggul yang jebol sebagaimana disebutkan oleh beberapa media online dan media sosial.

“Insiden kecelakaan pada hari Rabu, 4 Maret 2026 yang berakibat pada meninggalnya seorang karyawan mitra perusahaan kami,” ungkap Ditto.

Karena itu, dia mengaku menyesalkan kejadian ini dan menyampaikan dukacita mendalam kepada mitra kerja dan keluarga karyawan mitra kerjanya.

“PT Indexim Coalindo beserta mitra kerja selalu berkomitmen untuk mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja. Saat ini kami sedang dalam proses investigasi insiden sesuai dengan mekanisme dan regulasi dari Kementerian ESDM,” ucap Ditto.

Dia juga mengharapkan doa, dukungan, dan kerja sama dari semua pihak, agar perusahaan dapat melalui proses ini dengan baik dan dapat melakukan perbaikan dibutuhkan terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja. (qi/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: