SAMARINDA – Asosiasi Perusahaan Alat Kesehatan (Gakeslab) Indonesia, mengharapkan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan membawa angin segar pada perkembangan alat-alat kesehatan laboratorium dalam negeri, khususnya di luar pulau Jawa.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Gakeslab Indonesia, dr. Randy H. Teguh, MM dalam acara Pameran dan Seminar Alkeslab Dalam Negeri Provinsi Kalimantan Timur yang bertajuk “Kaltim Bangga Buatan Indonesia” yang diselenggarakan oleh Gakeslab Indonesia bekerjasama dengan Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kaltim.
Kerjasama ini juga didukung oleh Direktorat Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dithan Farmalkes), Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berlangsung di Hotel Haris lantai 5 Samarinda, pada Kamis (28/29/2022).
“Pembangunan Ibu Kota Nusantara di Pulau Kalimantan Timur akan membawa angin segar bagi perkembangan industri alkeslab dalam negeri, selama pemerintah konsisten untuk memberikan prioritas pengadaan kepada alkeslab dalam negeri,” kata Randy, kepada media seusai acara pembukaan pameran oleh Wakil Gubernur Kaltim H. Hadi Mulyadi.
Dikatakannya, dengan pembangunan IKN, sejumlah besar Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta keluarganya akan bermigrasi ke lokasi IKN dan kota-kota penyangga lain disekitarnya.
“Sehingga dapat dikatakan pula bahwa pembangunan sarana kesehatan, termasuk fasilitas kesehatan berstandar internasional akan terjadi secara masif di wilayah-wilayah tersebut,” ucapnya.
Menurut Randy, pada tahun 2019, tim Gakeslab Indonesia diundang oleh Asosiasi Alkes Lab di Taiwan untuk melakukan pertemuan bisnis ke Taiwan. Pada kesempatan itu tim Gakeslab Indonesia juga melakukan studi banding tentang pertumbuhan industri alkeslab yang didorong oleh pembangunan Kota Baru Taiwan.
Saat itu Pemerintah Taiwan melakukan pembelian alkeslab dalam negeri secara besar untuk mendukung kebutuhan sarana kesehatan di Kota Baru Taiwan. Dalam waktu singkat industri alkeslab Taiwan bertumbuh pesat dan pada tahun 2019 sudah bergerak untuk melakukan ekspor dan promosi ke luar negeri.
“Kita harus selalu ingat bahwa komitmen pembelian merupakan prasyarat perkembangan industri alkeslab dalam negeri, karena itu kita harus serius mengupayakan agar alkeslab dalam negeri dapat diserap secara maksimal,” ujarnya.
Dengan demikian, ujarnya, Gakeslab Indonesia sangat mengapresiasi langkah Dithan Farmalkes untuk mengadakan pertemuan bisnis dan pameran di berbagai daerah secara masif dalam beberapa bulan terakhir ini.
Hal ini merupakan langkah besar yang akan menjadi pondasi pertumbuhan industri alkeslab Indonesia Gakeslab Indonesia, dengan kekuatan sekitar 1.100 anggota. (lebih dari 100 industri alkeslab) dan kepengurusan di 23 provinsi di seluruh Indonesia.
Randy menjelaskan bahwa kesuksesan penyerapan alkeslab dalam negeri di luar pulau Jawa, seperti di IKN nantinya, akan sangat tergantung kepada kekuatan rantai pasokan, bukan semata-mata kepada banyaknya industri alkeslab yang tersedia, apalagi karena Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat luas. Untuk itu, peranan Gakeslab Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Gakeslab Indonesia juga menyatakan penghargaan sebesar-besarnya kepada P3DN Provinsi Kaltim yang sangat aktif dalam menjemput bola untuk mendatangkan dinas kesehatan kabupaten/kota di seluruh Katim.
“Serta pembuat keputusan pembelian alkeslab dari rumah sakit di Kalimantan Timur. Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi bagi provinsi-provinsi lain di Indonesia, khususnya di luar Jawa,” kata Randy. (*/mun)
![]()












