DaerahRagam

Wawali Pimpin Gotong Royong Penanganan Banjir di Lempake

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri memimpin kegiatan gotong royong massal sebagai upaya penanganan banjir di Jalan Sukorejo, Kelurahan Lempake Kota Samarinda pada Minggu, 17 Mei 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat bersama jajaran pemerintah daerah untuk membersihkan saluran drainase dan titik penyumbatan yang kerap memicu genangan air.

Sejak pukul 07.00 WITA, warga telah berkumpul di halaman Masjid Baiturrahman Lempake sebagai titik awal kegiatan.

Wawali Saefuddin Zuhri bersama sejumlah pejabat pemerintah tampak hadir lebih awal dan langsung bergabung dengan masyarakat.

Kegiatan gotong royong juga dihadiri Asisten II Pemkot Samarinda, organisasi perangkat daerah terkait, Camat Samarinda Utara, Lurah Lempake, serta unsur Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).

Selain di Jalan Sukorejo, penanganan banjir juga dilakukan di beberapa lokasi rawan lainnya, termasuk kawasan Simpang Gunung Kapur dan sekitar area masjid.

Tanpa pengawalan protokoler berlebihan, Saefuddin Zuhri terlihat ikut membersihkan saluran air bersama warga.

Dia bersama masyarakat mengangkat material penyumbat drainase yang selama ini dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan tersebut.

“Kegiatan seperti ini penting dilakukan bersama agar persoalan lingkungan dapat ditangani secara cepat dan berkelanjutan,” ucap politikus Partai Nasdem ini.

Kehadiran Wawali Saefuddin di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, terutama saat pimpinan daerah ikut bekerja langsung di lapangan.

“Warga jadi lebih semangat karena pemerintah ikut turun langsung, bukan hanya memberi arahan,” kata seorang warga yang mengikuti gotong royong ini.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dan masyarakat dalam menangani persoalan banjir yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Samarinda, khususnya Kelurahan Lempake.

Wawali Saefuddin menilai penanganan banjir tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.

“Kesadaran menjaga drainase dan lingkungan harus terus dibangun agar banjir bisa diminimalkan,” ujar Saefuddin.

Melalui gotong royong massal tersebut, pemerintah daerah berharap kolaborasi antara warga dan pemerintah terus terjalin sehingga penanganan banjir di kawasan Lempake dapat dilakukan secara berkesinambungan. (sam/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: