SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menerima audiensi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Yupa Universitas Mulawarman pada, Selasa, 3 Maret 2026.
Pertemuan digelar di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Lantai III Balaikota Samarinda tersebut membahas dukungan pemerintah daerah terhadap keikutsertaan Teater Yupa dalam sejumlah festival teater tingkat nasional tahun ini.
Audiensi dihadiri Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Barlin Hadi Kesuma beserta jajaran, serta Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).
Pada kesempatan itu, Teater Yupa dipimpin Jumriani memaparkan agenda partisipasi mereka di tiga ajang nasional.
Menurutnya, Teater Yupa dijadwalkan tampil pada Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) ke-12 di Malang pada 19–25 April 2026 dengan pementasan berjudul “Weheya” yang mengangkat isu ekologi sosial khas Kaltim.
Selain itu, mereka juga akan mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Jambi sekitar September–Oktober dan Festival Stigma di Makassar pada November mendatang.
Sebagai satu-satunya delegasi dari Kaltim yang lolos ke Festamasio tahun ini, kata dia, Teater Yupa membawa misi memperkenalkan identitas budaya daerah di panggung nasional.
Organisasi seni mahasiswa yang telah berdiri selama 35 tahun tersebut juga tercatat sebagai salah satu penggagas awal Festamasio pada 2001.
Menanggapi hal itu, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi atas konsistensi mahasiswa dalam mengembangkan seni pertunjukan. Ia menilai kiprah Teater Yupa menjadi bagian penting dari diplomasi budaya daerah.
“Terima kasih atas audiensinya. Mudah-mudahan Teater Yupa dapat memberikan yang terbaik dan membawa identitas Kalimantan dalam setiap pementasan,” ujarnya.
Dia menegaskan Pemerintah Kota Samarinda akan memberikan dukungan sesuai kapasitas dan kewenangan daerah.
Selain itu, ia mendorong agar dilakukan koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur serta instansi terkait lainnya untuk memperkuat dukungan teknis maupun pembiayaan.
Sementara itu, TWAP bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda menyatakan komitmen mendukung kegiatan seni mahasiswa. Kepala Bidang Kebudayaan Barlin Hadi Kesuma mengajak Teater Yupa untuk terus terlibat dalam agenda seni dan kebudayaan daerah.
Dukungan serupa disampaikan Pengelola Museum Samarinda, Ainun dan Pengelola Rumah Adat, Arbain. Mereka berharap kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah dapat memperkuat ekosistem kebudayaan di Samarinda. (sam/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()











