SITUBONDO, KASAKKUSUK.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menyatakan kesiapannya jika dipercaya jadi tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang dijadwalkan pada 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Prayogo saat mengikuti kegiatan Napak Tilas Sejarah NU bersama Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Asembagus, KHR Azaim Ibrahimy.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini mengemukakan, Situbondo memiliki modal sejarah, infrastruktur, serta komitmen kuat untuk menyukseskan agenda nasional NU tersebut.
Dia bilang, kesiapan itu bukan hanya bersifat teknis, tapi juga lahir dari ikatan historis yang kuat antara Situbondo dan NU.
“Situbondo siap lahir dan batin. Kami bergembira jika dipercaya menjadi tuan rumah. Kami memiliki pengalaman sejarah, kesiapan infrastruktur, serta komitmen untuk menyukseskan agenda besar NU,” tutur Mas Rio.
Dia menyebutkan salah satu bukti kuat keterkaitan Situbondo dengan NU adalah peran ulama besar asal daerah tersebut, KHR As’ad Syamsul Arifin yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Peran KHR As’ad dinilai memiliki kontribusi penting dalam perjalanan dan perkembangan NU di Indonesia.
Mas Rio menekankan bahwa menjadi tuan rumah Muktamar NU bukan sekadar kehormatan bagi daerah, melainkan bentuk khidmat Situbondo kepada NU.
Dia juga menilai muktamar tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran NU sebagai penyangga moral dan penyejuk kehidupan kebangsaan.
“Bagi kami, ini adalah kontribusi Situbondo untuk NU dan bangsa, agar NU terus hadir menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keumatan,” tutur Mas Rio.
Karena itu, pihaknya siap berkoordinasi dengan seluruh elemen, termasuk pengurus NU dan masyarakat, jika nantinya Situbondo ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar NU. (ziz/ute)
![]()












