JAKARTA, KASAKKUSUK.com -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur telah mengajukan proposal pembentukan Sekolah Rakyat di wilayahnya kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Proposal ini diserahkan dalam audiensi digelar di kantor Kemensos RI Jalan Salemba Raya Jakarta Pusat pada Kamis siang, 11 Desember 2025.
Pertemuan tersebut membahas tujuan, kebutuhan, serta dukungan lintas lembaga terkait pengembangan pendidikan berbasis pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut.
Rombongan dipimpin Asisten III Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif hadir mewakili Bupati Kutai Timur.
Rombongan juga diikuti sejumlah pimpinan instansi terkait seperti Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito; Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak; Kepala Dinas Pertanahan Kutai Timur, Simon Salombe; serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Irma Yuwinda.
Selain itu, sejumlah perwakilan instan terkait juga ikut dalam rombongan tersebut, seperti Kabid Aset BPKAD; perwakilan Bappeda, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Perizinan.
Kehadiran banyak unsur perangkat daerah ini menunjukkan keseriusan Pemkab Kutai Timur dalam mengupayakan program Sekolah Rakyat di kabupaten berpenduduk 456.333 jiwa tersebut.
Rombongan disambut Kepala Biro Umum Kemensos RI, Shalahuddin Yahya didampingi PPK Sarana dan Prasarana Umum, M. Jumadi serta Pejabat Fungsional Kemensos RI, Sunarto.
Dalam pertemuan itu, Kemensos memberikan sejumlah masukan teknis terkait kesiapan lahan, kebutuhan fasilitas, serta mekanisme pengajuan lanjutan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito mengemukakan bahwa audiensi berlangsung produktif dan memberikan gambaran jelas mengenai langkah yang harus ditempuh.
“Pelaksanaan audiensi berjalan dengan baik dan lancar,” kata Ernata dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp pada Kamis malam, 11 Desember 2025.
Dia menyebutkan bahwa berbagai masukan dari Kemensos sangat membantu penyempurnaan dokumen dan konsep Sekolah Rakyat.
“Banyak saran dan masukan dari Bapak Kepala Biro Umum Kemensos RI untuk kelancaran pembentukan Sekolah Rakyat di Kutai Timur,” papar Ernata.
Adapun hasil audiensi tersebut, menurutnya, akan segera disampaikan kepada Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
“Nanti kami sampaikan dulu hasilnya kepada Bupati. Tentunya kami harus melaporkan dan memohon arahan dulu terkait hasil audiensi ini,” ungkap Ernata. (eq/ute)
![]()












