DaerahNusantaraRagam

Waspada Bencana Hidrometeorologi, ITS Deteksi 27 Titik Banjir Samarinda

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Samarinda sejak pukul 12.30 WITA pada Rabu, 22 Oktober 2025, telah memicu sejumlah bencana hidrometeorologi mulai dari genangan air di jalan, banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto menyatakan pihaknya terus memantau dan mengingatkan warga untuk tetap waspada.

“Berdasarkan update peringatan dini dari BMKG Kaltim, hujan intensitas sedang-lebat dapat disertai angin kencang dan kilat atau petir diperkirakan bakal berlangsung hingga pukul 14.30 WITA,” kata Jokis panggilan akrab Joko Iswanto.

Ia menekankan agar warga mewaspadai dampak yang ditimbulkan. Hingga pukul 13.00 WITA, tim reaksi cepat ITS-TRC mencatat sedikitnya 27 kawasan di Kota Samarinda terendam genangan atau banjir, dengan ketinggian muka air (TMA) rata-rata mencapai 30 cm hingga 70 cm.

Berikut sebagian daftar kawasan yang terendam banjir atau genangan:
– Jalan Juanda;
– Jalan Tengkawang;
– Jalan Rapak Indah;
– Jalan Pangeran Suryanata;
– Jalan Kadrie Oening;
– Jalan HM. Ardans simpang arah SMPN/SMAN 1 Samarinda;
– Jalan Pasundan Kelurahan Jawa;
– Jalan Padat Karya Sempaja;
– Jalan Padat Karya Loa Bakung;
– Jalan Letjen Suprapto;
– Jalan Palang Merah, Sidodadi;
– Jalan KS. Tubun;
– Jalan Mugirejo, Sungai Pinang;
– Jalan Damanhuri, Sungai Pinang;
– Jalan Gerilya, Sungai Pinang;
– Jalan Cipto Magun Kusumo Samarinda Seberang;
– Jalan Apt. Pranoto Samarinda Seberang;
– Jalan HM. Rifaldin Samarinda Seberang;
– Jalan Nusirwan Ismail Air Putih;
– Jalan Pramuka Gunung Kelua;
– Jalan Abdul Wahab Sjahranie;
– Lempake Tepian, serta beberapa lokasi lainnya termasuk Jalan Lempake Gunung Kapur dan Jalan Jakarta 2 Loa Bakung.

Pohon Tumbang dan Kerusakan Bangunan

Angin kencang menyertai hujan juga mengakibatkan pohon tumbang dan kerusakan pada rumah warga.

Pohon tumbang terjadi di Jalan Ir. Sutami kawasan Pergudangan, Jalan Antasari 2 Gang 1, hujan disertai angin juga menyebabkan atap rumah warga terbang di Jalan Juanda 8, Jambu 6, atap rumah juga dilaporkan terbang.

Kejadian tanah longsor juga mewarnai musibah pada Rabu siang dengan satu korban terkena longsor dan berhasil diselamatkan.

Pukul 13.15 WITA, terjadi tanah longsor di Jalan Wiratama Gang Nyiur III Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu  dilaporkan seorang korban terjepit reruntuhan, namun berhasil selamat.

Pukul 14.00 WITA, terjadi tanggul jebol di RT 8 Kelurahan Sempaja Selatan, tepatnya di kawasan Villa Tamara, belakang Kampus Biru.

Joko Iswanto melalui timnya di Posko Info Taruna Samarinda yang beralamat di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di kawasan rawan banjir, longsor, atau berteduh di bawah pohon besar.

“Data terus kami perbarui di lapangan. Petugas gabungan dan relawan sudah bergerak di titik-titik kejadian,” paparnya. (mn/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: