Dudung Pimpin Penghormatan Terakhir, Widodo AS Dimakamkan di TMP Kalibata

JAKARTA, KASAKKUSUK.com –  Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Jenazahnya dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Sebelum prosesi pemakaman, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn), Dudung Abdurachman memimpin upacara persemayaman jenazah di Masjid Al Barkah, Kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Jakarta.

Dalam prosesi tersebut, Dudung menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah kepada keluarga yang ditinggalkan. Dia juga mengajak seluruh hadirin mendoakan almarhum agar pengabdian dan amal baktinya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Dengan ini, atas nama pribadi dan pemerintah, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga atas wafatnya almarhum,” tutur Dudung.

Dia memahami kepergian Widodo AS menjadi kehilangan besar bagi keluarga. Karena itu, Dudung berharap keluarga diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka.

“Kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan, saya memahami bahwa dengan kepergian almarhum pasti membawa rasa sedih dan kehilangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan agar dapat menerima cobaan ini dengan penuh keikhlasan,” lanjut Dudung.

Setelah upacara persemayaman, jenazah diserahkan oleh keluarga kepada pemerintah untuk dimakamkan dengan upacara militer di TMPNU Kalibata. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman.

Prosesi tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara dan pimpinan TNI-Polri, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, serta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Widodo AS merupakan salah satu tokoh militer yang memiliki peran penting dalam perjalanan TNI pada masa reformasi. Dia tercatat sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut.

Sebelum menduduki jabatan Panglima TNI pada 1999–2002, Widodo pernah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dan Wakil Panglima TNI. Pengangkatannya sebagai Panglima TNI berlangsung pada masa transisi politik setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

Pengabdian Widodo berlanjut di pemerintahan sipil. Dia dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pada 2004-2009, kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2009-2014.

Pengalaman di lingkungan militer dan pemerintahan tersebut menjadikan Widodo sebagai salah satu figur yang terlibat dalam perjalanan reformasi kelembagaan pertahanan Indonesia.

Kepergian Widodo AS meninggalkan duka bagi keluarga, rekan sejawat, serta jajaran TNI. Upacara pemakaman militer di Kalibata menjadi bentuk penghormatan negara atas pengabdian almarhum selama menjalankan tugas.

Selamat jalan, Laksamana Widodo AS. Pengabdian dan kontribusinya bagi bangsa akan menjadi bagian dari sejarah perjalanan TNI dan Republik Indonesia. (mn/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: