Portal Tepian Samarinda Bantu Pencari Kerja Temukan Lowongan Dibutuhkan Perusahaan
SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Pemerintah Kota Samarinda mendorong perusahaan lebih aktif melaporkan informasi lowongan kerja melalui sistem digital untuk mempercepat penempatan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran.
Upaya ini diperkuat melalui pemanfaatan portal pencari kerja Tepian yang dilengkapi fitur auto matching untuk mempertemukan kualifikasi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri mengatakan, keberhasilan penanganan pengangguran membutuhkan keterlibatan aktif dunia usaha, terutama dalam menyediakan data kebutuhan tenaga kerja yang akurat dan selalu diperbarui.
Pesan tersebut disampaikan Saefuddin saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Ketenagakerjaan bertajuk “Samarinda Work Connect: Sinergi Data Perusahaan dan Kebijakan untuk Penempatan Tenaga Kerja yang Efektif” di Aula Kecamatan Samarinda Ulu pada Rabu siang, 21 Oktober 2026.
“Melalui FGD ini, kami berharap agar perusahaan dapat memanfaatkan sistem yang tersedia untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai. Perusahaan juga diimbau aktif melaporkan lowongan kerja guna menekan angka pengangguran secara sinergis,” pesan Saefuddin.
Dia bilang, penanganan pengangguran tak cukup hanya dengan menyediakan informasi lowongan pekerjaan. Pemerintah dan perusahaan perlu membangun koordinasi agar informasi tersedia benar-benar mencerminkan kebutuhan tenaga kerja di lapangan.
Salah satu upaya dikembangkan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda adalah portal pencari kerja Tepian yang dapat diakses melalui website tepian.samarinda.go.id.
Platform tersebut dilengkapi fitur auto matching untuk membantu mencocokkan lowongan kerja dengan kualifikasi pelamar.
Melalui sistem ini, pencari kerja diharapkan lebih mudah menemukan peluang yang sesuai dengan kompetensi mereka. Sementara itu, perusahaan dapat memperoleh kandidat berdasarkan persyaratan dan kebutuhan tenaga kerja yang telah diinformasikan melalui platform.
Dia menegaskan, pemanfaatan teknologi harus disertai komitmen perusahaan untuk memperbarui data secara berkala. Informasi lowongan yang akurat dan mutakhir menjadi salah satu faktor penting agar proses penempatan tenaga kerja berlangsung lebih efektif.
Selain mendorong digitalisasi rekrutmen, dia juga meminta perusahaan agar memberikan masukan mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha. Umpan balik tersebut diperlukan untuk mengevaluasi kesesuaian antara kualifikasi tenaga kerja lokal dan kebutuhan perusahaan.
Karena itu, dia mengajak pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari perhotelan, perbankan, kesehatan, industri hingga media, terlibat aktif dalam proses tersebut.
Menurutnya, keberhasilan program ketenagakerjaan tidak semata-mata diukur dari jumlah orang yang berhasil memperoleh pekerjaan. Pemerintah juga perlu memastikan kesempatan kerja yang tersedia memberikan manfaat nyata dan memiliki keberlanjutan bagi masyarakat.
Dengan demikian, keterbukaan informasi lowongan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia.
“Dengan mengetahui kebutuhan perusahaan secara lebih terukur, pemerintah dapat menggunakan masukan dunia usaha sebagai bahan evaluasi dalam menyelaraskan kompetensi tenaga kerja lokal,” ucap politikus Partai Nasdem ini.
FGD digelar Disnaker Kota Samarinda tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperkuat pertukaran data perusahaan, penyediaan informasi lowongan, serta efektivitas penempatan tenaga kerja melalui sistem digital.
Kegiatan itu diikuti sekitar 30 korporasi dari berbagai sektor dan didukung mitra strategis, termasuk BPJS Ketenagakerjaan.
Rangkaian kegiatan dirancang berlangsung secara bertahap di tiga kecamatan untuk memperluas jangkauan koordinasi dan memperkuat jejaring antarpemangku kepentingan ketenagakerjaan.
Melalui program Samarinda Work Connect dan portal Tepian, Pemkot Samarinda berupaya membangun sistem penempatan tenaga kerja yang lebih terintegrasi. Pelaksanaannya membutuhkan keterbukaan informasi, ketepatan data, serta partisipasi aktif perusahaan agar akses masyarakat terhadap kesempatan kerja semakin luas.
Dia berharap agar kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha tersebut dapat menghasilkan manfaat konkret, mulai dari terbukanya lebih banyak peluang kerja hingga terpenuhinya kebutuhan tenaga kerja perusahaan secara lebih tepat. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan ikut memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di Samarinda. (dkf/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply