Dispora Kutai Timur Bekali UMKM Muda Lewat Digital Marketing
SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur, Basuki Isnawan mengungkapkan, pihaknya membekali pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) muda dengan keterampilan pemasaran digital melalui pelatihan digital skill yang digelar di sejumlah kecamatan.
“Program ini diarahkan agar generasi muda tak hanya mampu menjalankan usaha, tapi juga memahami cara memperkenalkan dan memasarkan produknya melalui platform digital,” kata Basuki kepada KASAKKUSUK.com di ruang kerjanya pada Kamis, 3 September 2026.
Dia menyebutkan, materi pelatihan mencakup sejumlah teknik promosi digital. Peserta diajarkan membuat konten menggunakan aplikasi desain seperti Canva, memproduksi video promosi, hingga membangun grup pemasaran melalui platform marketplace.
“Awalnya ‘kan enggak tahu yang begitu-begitu. Tahunya cuma foto, share pakai Facebook. Ternyata harus dikemas dengan video, dengan lagu-lagu, dengan bahasa yang menarik,” ucap Basuki.
Menurutnya, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari banyaknya peserta yang mengikuti pelatihan.
Dari sekitar 50 peserta pada gelombang awal, Dispora menargetkan sedikitnya lima orang mampu konsisten menjalankan dan mengembangkan usahanya melalui pemasaran digital.
Dia bilang, konsistensi peserta menjadi salah satu indikator penting karena keterampilan digital yang diperoleh dalam pelatihan diharapkan benar-benar diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Pelatihan digital skill tersebut telah dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Kaliorang, Sangkulirang dan Muara Bengkal.
Tak cuma itu, pihaknya juga berencana memperluas program ke kecamatan lainnya. Namun, keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut belum dapat dilaksanakan secara optimal.
Meski demikian, pendampingan dan monitoring terhadap peserta yang telah mengikuti pelatihan tetap dilakukan untuk melihat perkembangan usaha mereka sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi.
Dikemukakan pula, sejumlah peserta masih konsisten menjalankan aktivitas usaha secara daring. Di antaranya terdapat peserta yang mengembangkan usaha penjualan online maupun menjalankan pekerjaan sebagai kurir.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi generasi muda. Pelatihan digital juga menjadi bagian dari upaya mengarahkan penggunaan gawai ke kegiatan yang lebih produktif.
“Program pelatihan digital ini menjadi salah satu dari dua inisiatif utama Dispora di ranah digital, selain program olahraga elektronik (e-sport) yang turut digalakkan sebagai sarana pengalihan aktivitas anak muda dari risiko perjudian daring atau judi online,” papar Basuki.
Dia berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan dapat mendorong lebih banyak anak muda Kutai Timur memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha, membuka peluang pendapatan, sekaligus mengurangi potensi pengangguran di kalangan pemuda. (adv)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply