Komdigi Didorong Wujudkan Semangat Kemerdekaan Digital
JAKARTA, KASAKKUSUK.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Meutya Hafid dalam Karnaval Komdigi 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Meutya mengatakan, berbagai perlombaan dalam Karnaval Komdigi bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan simbol untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan kementerian.
Menurutnya, tugas utama jajaran Komdigi adalah mengisi kemerdekaan melalui penguatan konektivitas, pengelolaan ruang digital, serta pengembangan ekosistem digital dan penyiaran.
“Tugas kita bukan lagi membawa Indonesia merdeka, tapi mengisi kemerdekaan melalui pembangunan konektivitas, menjaga ranah digital dan ekosistem terus berjalan dengan baik, juga menjaga penyiaran dan lainnya,” kata Meutya.
Dia menilai, tantangan dalam mengisi kemerdekaan di era digital memiliki kompleksitas tersendiri. Pemerintah tidak hanya dituntut memperluas akses teknologi, tapi juga memastikan perkembangan digital memberikan manfaat bagi masyarakat dan berlangsung dalam ekosistem yang sehat.
Pada kesempatan itu, Meutya juga menyinggung upaya pemerintah memulihkan konektivitas di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah wilayah tersebut terdampak gempa bumi.
Kata dia, pemulihan layanan komunikasi menjadi bagian penting dari kehadiran pemerintah ketika masyarakat menghadapi situasi darurat. Konektivitas dibutuhkan agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi sekaligus mendukung proses penanganan bencana.
“Kemarin kami dilaporkan bahwa hari ini konektivitas 100 persen sudah pulih. Mudah-mudahan meskipun masih banyak yang harus kita perbaiki di NTT dan juga daerah yang terkena bencana, tapi paling tidak dalam peran kita sebagai pemerintah telah membantu untuk mendorong konektivitas bisa kembali pulih seperti sediakala,” jelas Meutya.
Dia menegaskan, pemulihan konektivitas tidak berarti seluruh persoalan di wilayah terdampak bencana telah selesai. Pemerintah masih perlu melakukan perbaikan dan memastikan layanan dapat terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Di tengah percepatan digitalisasi, Meutya menyebut tantangan Komdigi ke depan semakin beragam. Pembangunan infrastruktur dan konektivitas, kata dia, harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga ruang digital, ekosistem digital, serta sektor penyiaran.
Karena itu, momentum HUT ke-81 RI dimanfaatkan untuk memperkuat kembali semangat jajaran Komdigi dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Komdigi menjaga kekompakan sekaligus mempertahankan kepercayaan publik melalui kinerja yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Kita harus bersama-sama memperbaiki semangat kemerdekaan ke-81 ini, perbarui lagi semangatnya melalui menjaga kekompakan, profesionalitas, integritas, jaga nama Kemkomdigi dan jaga nama ASN,” ujarnya.
Dia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai kemerdekaan harus terlihat dalam setiap pekerjaan pemerintah, terutama melalui layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan teknologi yang semakin cepat. (ip/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()


Leave a Reply