SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Samarinda, Muhammad Nazmin menyampaikan surat terbuka kepada Kapolri hingga Kapolres Samarinda terkait penanganan laporan pencurian sepeda motor miliknya yang disebut belum menunjukkan perkembangan sejak Desember 2025.
Keluhan tersebut disampaikan Nazmin melalui video berdurasi 2 menit 17 detik yang diunggah di media sosial.
Dalam video itu, dia mengungkapkan kekecewaan atas lambatnya proses penanganan perkara yang telah dilaporkannya ke Polresta Samarinda hampir enam bulan lalu.
Nazmin menjelaskan, laporan kehilangan sepeda motor dibuat pada 4 Desember 2025. Namun hingga Mei 2026, dia mengaku belum memperoleh kepastian terkait tindak lanjut kasus tersebut.
“Saya sudah memberikan informasi penting kepada penyidik, termasuk lokasi rumah terduga pelaku,” ujar Nazmin dalam video yang beredar.
Dia menyebut rumah terduga pelaku berada tidak jauh dari tempat tinggalnya. Bahkan, motor yang dilaporkan hilang disebut masih terlihat berada di garasi rumah tersebut.
“Motor saya terlihat jelas terparkir di garasi terduga pelaku,” katanya.
Menurut Nazmin, belum terungkapnya kasus itu berdampak langsung terhadap aktivitas kuliahnya. Sepeda motor tersebut merupakan satu-satunya sarana transportasi yang digunakan untuk menunjang kegiatan akademik sehari-hari.
Dia mengaku keluarganya kini harus menanggung tambahan biaya transportasi harian yang cukup besar. Kondisi itu dinilai memberatkan karena orang tuanya bekerja sebagai buruh tani.
“Akibatnya saya terancam berhenti kuliah karena menambah beban orang tua saya yang harus mengeluarkan biaya transportasi Rp80 ribu setiap hari,” ungkapnya.
Surat terbuka tertanggal 9 Mei 2026 itu ditujukan kepada Kapolri, Divisi Propam Mabes Polri, Wassidik dan Irwasum Mabes Polri, Kapolda Kaltim beserta jajaran, hingga Kapolres Samarinda.
Melalui surat tersebut, Nazmin berharap aparat kepolisian dapat memberikan perhatian serius terhadap laporannya dan segera menuntaskan kasus pencurian kendaraan yang dialaminya.
Di akhir pernyataannya, Nazmin menegaskan bahwa video dan surat terbuka tersebut dibuat atas inisiatif pribadi tanpa adanya tekanan maupun arahan dari pihak lain. (mn/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












