NusantaraRagam

Waspada Penipuan Lowongan Kerja IKN, OIKN Tegaskan Belum Ada Rekrutmen

NUSANTARA, KASAKKUSUK.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam penipuan berkedok lowongan kerja yang mencatut nama instansi tersebut.

Pihak OIKN menegaskan, hingga saat ini belum ada pembukaan rekrutmen pegawai dalam bentuk apa pun.

Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya penyebaran informasi palsu berupa poster, pesan berantai, hingga tautan pendaftaran yang beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan.

OIKN menegaskan bahwa seluruh informasi rekrutmen di luar kanal resmi merupakan hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh institusi. Masyarakat diminta untuk lebih cermat sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi terkait peluang kerja di lingkungan OIKN.

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw menegaskan pihaknya juga telah mengambil langkah tegas terhadap penyebaran konten palsu tersebut.

“Kami mengimbau pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu, termasuk menggunakan logo, lambang, foto bangunan IKN, hingga foto pejabat OIKN, untuk segera menghentikan dan menurunkan (take down) konten tersebut,” ucap Troy dalam keterangan resmi pada Sabtu, 11 April 2026.

Dia menjelaskan, rekrutmen resmi OIKN memiliki mekanisme yang jelas dan transparan.

“Rekrutmen resmi OIKN tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun dan seluruh pengumuman hanya dilakukan melalui domain resmi ikn.go.id serta kanal media sosial resmi,” jelasnya.

Selain itu, OIKN menegaskan tidak pernah menggunakan kontak pribadi seperti WhatsApp atau email non-resmi dalam proses seleksi. Masyarakat juga diminta untuk tidak mengisi data pribadi pada tautan yang mencurigakan.

Menurut Troy, pelaku penipuan kerap memanfaatkan visual pembangunan IKN maupun foto pejabat untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap informasi palsu.

“OIKN mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan visual infrastruktur dan foto pejabat untuk menyesatkan publik,” kata Troy.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat yang menemukan indikasi penipuan dapat melaporkannya melalui kanal resmi pemerintah, termasuk situs pengaduan publik.

“Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi dan lebih berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan yang memanfaatkan isu pembangunan Ibu Kota Nusantara,” harap Troy. (mn/ute)

www.kasakkusuk.com

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: