SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Polres Kutai Timur menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Bencana untuk membantu korban musibah kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar pada Sabtu malam, 28 Maret 2026.
Sebanyak 60 personel dikerahkan dalam operasi kemanusiaan ini. Tim tersebut terdiri dari unsur Dokkes yang memberikan layanan kesehatan, personel Polwan yang fokus pada pendampingan psikologis, serta anggota lainnya yang membantu pemulihan pascakejadian.
Pantauan di lokasi pada Minggu pagi, 29 Maret 2026, personel gabungan langsung bekerja di lapangan.
Adapun kegiatan dilakukan meliputi layanan pengobatan gratis bagi warga, distribusi bantuan sosial, hingga trauma healing khususnya bagi anak-anak dan keluarga terdampak kebakaran.
Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto menjelaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat saat kondisi darurat.
“Polres Kutai Timur bergerak cepat dengan menerjunkan Satgas tanggap bencana untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran di Batu Timbau. Kami tidak hanya fokus pada penanganan awal, tetapi juga pemulihan, baik secara fisik maupun psikologis,” ucap Kapolres Fauzan Arianto.
Selain itu, Polres Kutai Timur juga menyalurkan bantuan sosial sebagai upaya meringankan beban warga. Kehadiran personel Polwan dalam kegiatan trauma healing dinilai penting untuk membantu memulihkan kondisi mental korban, terutama anak-anak.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendiri. Melalui bantuan sosial, layanan kesehatan, serta trauma healing, kami berharap dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan,” tutur Fauzan Arianto.
Langkah terkoordinasi ini menunjukkan peran aktif Polres Kutai Timur dalam penanggulangan bencana sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. (ogy/ute)
www.kasakkusuk.com
![]()












