DaerahRagam

Andi Harun Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan di Perayaan Natal  Umat Kristiani Samarinda

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Perayaan Natal 2025 dan Syukur Tahun Baru 2026 Umat Kristiani se-Kota Samarinda di Plenary Hall Sempaja pada Jumat malam, 23 Januari 2026.

Kehadiran Andi Harun didampingi Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri bersama jajaran pejabat Pemkot Samarinda.

Acara tersebut juga dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim, Arih Frananta Filipus Sembiring yang mewakili Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud; Danrem 091/ASN Samarinda, Brigjen TNI Anggara Sitompul; para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan umat Kristiani.

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk nyata kehadiran negara dan pemerintah di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya.

Dia mengaku tetap berkomitmen hadir meski baru saja kembali dari Jakarta usai memenuhi panggilan kementerian.

Dia bilang, kehadiran unsur Pemkot Samarinda dan perwakilan Pemprov Kaltim dalam perayaan tersebut menjadi simbol pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Kota Samarinda yang memiliki latar belakang masyarakat yang majemuk.

Pada kesempatan itu, Andi Harun juga mengajak umat Kristiani untuk mendukung program pembangunan Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud.

Dia menyebutkan bahwa kemajuan daerah dan kota hanya dapat dicapai melalui sinergi dan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Kita doakan dan dukung agar Gubernur sukses memimpin Kaltim. Ketika pembangunan Kaltim berjalan baik, dampaknya juga akan dirasakan oleh Kota Samarinda. Persatuan adalah kunci kekuatan kita,” katanya.

Atas nama Pemkot Samarinda dan secara pribadi, Andi Harun menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Kota Samarinda.

Dia menilai tema Natal Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga memiliki makna teologis dan sosial yang mendalam.

Menurutnya, Natal tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi tentang kasih, pengharapan, dan pemulihan.

Dia menekankan bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang rukun, damai, dan berkeadaban.

Sementara itu, subtema Hidup Berdampingan dalam Kasih di Tengah Keberagaman Membangun Pusat Peradaban untuk Samarinda Maju disebutnya sebagai refleksi komitmen bersama bahwa keberagaman merupakan kekuatan dalam membangun kota.

Andi Harun menegaskan bahwa pembangunan fisik dan infrastruktur tidak akan bermakna tanpa didukung kehidupan sosial yang rukun dan harmonis. Karena itu, penguatan kerukunan umat beragama menjadi salah satu pilar strategis pembangunan Kota Samarinda.

Dia mengatakan perayaan Natal akbar tersebut tidak hanya menjadi ruang ibadah dan sukacita, tetapi juga cerminan toleransi dan kedewasaan sosial masyarakat Samarinda dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Pada kesempatan itu, Andi Harun juga mengapresiasi peran tokoh agama, pimpinan gereja, dan umat Kristiani dalam menjaga suasana kota tetap aman dan kondusif.

Dia berharap Perayaan Natal 2025 dan Syukur Tahun Baru 2026 semakin memperkuat tekad kebersamaan dalam membangun Samarinda yang maju, religius, dan berkeadaban. (sam/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: