DaerahDiskominfo KaltimRagam

Pemprov Kaltim–PLN Perkuat Kolaborasi Perluasan Listrik, 100 Desa Masih “Gelap” 

SAMARINDA, KASAKKUSUK.com -Pemerintah Provinsi Kaltim terus mendorong peningkatan pelayanan penerangan listrik di daerah melalui kolaborasi dengan PT PLN (Persero), terutama untuk menjangkau wilayah pedalaman dan desa yang hingga kini belum teraliri listrik.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat menerima audiensi manajemen PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) dipimpin General Manager, Muchamad Chaliq Fadil di ruang rapat Gubernur Kaltim, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pekan lalu.

Gubernur Rudy Mas’ud mengatakan, Pemprov Kaltim membuka peluang kolaborasi pengembangan jaringan listrik bersama PLN, termasuk melalui perusahaan daerah (Perusda) yang bergerak di bidang kelistrikan.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan jaringan listrik, khususnya di wilayah yang belum terjangkau.

“Kami memiliki Perusda kelistrikan. Kita bisa berkolaborasi dalam pengembangan jaringan listrik ini sehingga penerangan listrik di daerah semakin baik di Kaltim,” tutur Rudy Mas’ud.

Dari sisi ekonomi masyarakat, kata dia, relatif mapan. Tapi tantangan utamanya adalah infrastruktur, terutama kondisi jalan yang memengaruhi pembangunan transmisi jaringan listrik.

Karena itu, dia mengajak PLN Unit Induk Distribusi Kaltimtara untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi agar kebutuhan pengembangan ketenagalistrikan di daerah dapat difasilitasi dengan baik oleh pemerintah daerah.

Tak cuma itu, dia juga mengungkapkan hingga saat ini masih terdapat sekitar 100 desa di Kaltim masih “gelap” karena belum mendapatkan akses listrik.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim dalam upaya pemerataan pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Karena itu, diperlukan kolaborasi agar wilayah pesisir, mulai dari Muara Pantuan hingga Tani Baru, dapat merasakan penerangan listrik yang memadai. Kami berharap ada solusi konkret, termasuk melalui pemanfaatan energi baru terbarukan,” bebernya.

Sementara itu, General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Kaltimtara, Muchamad Chaliq Fadil menjelaskan, kunjungan ke Pemprov Kaltim dilakukan dalam rangkaian silaturahmi sekaligus penyampaian laporan program kerja PLN di wilayah Kaltim dan Kaltara.

Dia bilang pada 2026 PLN Unit Induk Distribusi Kaltimtara menargetkan sebanyak 41 desa akan mendapatkan aliran listrik pada Maret melalui dukungan anggaran APBN. Saat ini, dua desa di wilayah Melak dan Berau telah berhasil terkoneksi dengan jaringan listrik PLN.

Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Hadi Suwito serta General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo.

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: