DaerahRagam

Kapal Ponton Oleng di Dermaga Rantau Panjang, Dua Truk Tercebur, Seorang Hilang

SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Insiden kecelakaan air terjadi pada kapal ponton penyeberangan milik PT Sinar Mas di Dermaga Rantau Panjang, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur pada Senin malam, 19 Januari 2026.

Peristiwa ini mengakibatkan dua unit truk jungkit atau dump truck tercebur ke sungai dan seorang penumpang hingga kini masih dalam pencarian, sebagaimana dilansir RRI.co.id.

Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Kaltim menyebutkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 21.00 WITA. Kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) berwarna kuning itu diduga kehilangan kendali saat bermanuver, oleng, lalu rebah ke sisi kanan.

Akibatnya kejadian itu, dua kendaraan truk jungkit yang berada di atas kapal terjatuh ke sungai. Sejumlah orang yang berada di atas LCT juga sempat tercebur ke air.

Berdasarkan informasi dihimpun, sebelum kejadian sekitar pukul 19.00 WITA, tiga unit truk jungkit bermuatan cangkang dengan bobot masing-masing sekitar delapan ton bergerak dari Pabrik RPNM menuju Dermaga Rantau Panjang. Ketiga kendaraan tersebut rencananya menyeberang untuk mengirim muatan ke Samarinda.

Adapun kendaraan yang terlibat masing-masing adalah DT Isuzu KT 8179 NQ yang dikemudikan Aldi, DT Hino KT 8579 VN dikemudikan Wandi, serta DT Isuzu KT 8341 YT dikemudikan Sultan. Setibanya di dermaga sekitar pukul 21.00 WITA, ketiga kendaraan langsung diarahkan naik ke atas LCT.

Urutan kendaraan di atas kapal dimulai dari DT Isuzu KT 8179 NQ, disusul DT Hino KT 8579 VN, dan DT Isuzu KT 8341 YT di posisi paling depan dekat lidah LCT.

Kapal dikemudikan oleh nahkoda Abson dengan satu orang anak buah kapal (ABK) bernama Medi, serta dibantu Andi Agus yang bertugas mengarahkan kendaraan saat proses naik.

Setelah seluruh kendaraan berada di atas kapal, LCT bergerak dengan posisi mundur. Namun saat melakukan manuver putar, kapal tiba-tiba oleng dan rebah ke kanan, sehingga DT Hino KT 8579 VN dan DT Isuzu KT 8341 YT terjatuh ke sungai.

Pada kejadian itu, para pengemudi truk yakni Aldi, Wandi, dan Sultan, serta ABK Medi dan nahkoda Abson berhasil menyelamatkan diri dengan bantuan warga sekitar. Sementara Andi Agus, penumpang LCT yang membantu proses pengaturan kendaraan, hingga kini belum ditemukan.

“Hingga saat ini, pihak TNI, Polri, perusahaan, dan masyarakat setempat masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban hilang serta evakuasi kendaraan. Satu unit truk sudah berhasil dievakuasi, sementara dua unit lainnya masih dalam proses,” beber Muriono, petugas Pusdalops BPBD Kaltim.

Petugas menduga insiden itu dipicu oleh unsur kelalaian manusia dalam pengendalian kapal, yang diperparah kondisi arus sungai cukup deras.

Aparat terkait juga terus melakukan pemantauan di sekitar dermaga untuk mengantisipasi potensi reaksi emosional dari keluarga korban maupun masyarakat setempat. (ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: