BERAU. KASAKKUSUK.com – Kunjungan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud ke Pulau Maratua, Kabupaten Berau pada Jumat, 16 Januari 2026, bukan sekadar agenda peresmian penerbangan perdana maskapai Wings Air rute Berau (BEJ)-Maratua (RTU).
Dari dialog sederhana di ruang kelas SMA Negeri 9 Maratua hingga pesan di mimbar masjid, terselip harapan besar tentang pendidikan, pariwisata, dan masa depan pulau terluar Indonesia itu.
Pertanyaan polos datang dari Raihan. Pelajar kelas X SMA Negeri 9 Maratua ini seketika mencairkan suasana ruang belajar saat dikunjungi Gubernur Rudy Mas’ud.
“Apa tujuan Bapak ke Maratua?” tanya Raihan lugas membuka dialog hangat antara pemimpin daerah dan pelajar di salah satu pulau terluar Indonesia.
Sambil melempar senyum, Rudy Mas’ud menjelaskan kedatangannya ke Maratua. Salah satu tujuan utama kunjungan tersebut adalah meresmikan rute penerbangan baru dari Bandara Kalimarau Berau ke Bandara Maratua.
Menurut Rudy, konektivitas udara menjadi kunci untuk meningkatkan kunjungan wisata dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Dengan dibukanya rute ini, akses ke Maratua akan semakin mudah. Wisatawan bisa datang lebih banyak, dan manfaatnya diharapkan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Rudy Mas’ud di hadapan para pelajar itu.
Dalam kunjungan ke sekolah itu, Gubernur Rudy didampingi Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah juga memberikan apresiasi kepada pelajar berprestasi peringkat 1, 2, dan 3 dari kelas X hingga XII.
Bagi Pemerintah Provinsi Kaltim, perhatian terhadap pendidikan di wilayah terluar merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumberdaya manusia.
Melalui program Gratispol, Pemprov Kaltim berkomitmen memastikan anak-anak di Maratua dan seluruh Kalimantan Timur memiliki kesempatan yang sama mengakses pendidikan layak hingga jenjang perguruan tinggi, tanpa terhambat jarak dan keterbatasan biaya.
Sebelum menyapa para pelajar, Rudy Mas’ud bersama Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim, Ujang Rachmad serta jajaran perangkat daerah lebih dulu melaksanakan salat Jumat di Masjid Babussalam Maratua. Usai menunaikan salat, Gubernur Rudy diminta menyampaikan arahan kepada jemaah masjid.
Pada kesempatan itu, Gubernur Rudy menekankan bahwa dibukanya rute penerbangan Berau–Maratua akan membawa lebih banyak wisatawan ke pulau kecil yang kaya keindahan alam tersebut.
Karena itu, masyarakat diajak menyambut wisatawan dengan keramahan dan menjaga nilai-nilai sopan santun.
“Mari kita jaga dan rawat alam Maratua, mulai dari hutan, danau, pantai, hingga laut. Tangkaplah ikan dengan cara yang ramah lingkungan. Surga kecil ini kita jaga bersama,” pesan Rudy Mas’ud.
Kehangatan kunjungan berlanjut saat Gubernur Rudy berinteraksi dengan anak-anak di Kampung Teluk Harapan, Maratua.
Di pulau kecil ini, harapan tentang pendidikan yang lebih baik, pariwisata yang berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat mulai dirajut seiring terbukanya akses dan hadirnya perhatian negara. (adp/ute)
![]()












