SAMARINDA, KASAKKUSUK.com – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Samarinda untuk menghibahkan lahan seluas 9 hektare di kawasan Bayur, Samarinda Utara, guna mendukung pembangunan Lapas Kelas IIA Samarinda yang baru.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengatasi persoalan kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan yang dinilai sudah sangat mendesak.
Komitmen ini dilontarkan Andi Harun saat menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kaltim, Endang Lintang Hardiman, bersama jajaran pimpinan Lapas, Rutan, dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Samarinda.
Dalam pertemuan itu, kondisi kelebihan kapasitas lapas menjadi perhatian utama kedua belah pihak.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman mengungkapkan bahwa Lapas Kelas IIA Samarinda dan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda saat ini mengalami kelebihan kapasitas hingga mencapai sekitar 300 persen.
Meski situasi keamanan masih relatif terkendali, namun dia menegaskan kondisi tersebut tak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menimbulkan persoalan serius ke depan.
Endang bilang keterbatasan anggaran di instansi vertikal membuat dukungan pemerintah daerah menjadi sangat penting.
Karena itu, dia meminta bantuan Pemkot Samarinda untuk memanfaatkan lahan di sekitar Lapas Bayur sebagai lokasi pembangunan lapas baru yang lebih representatif.
“Anggaran kami sangat terbatas, sementara warga binaan yang kami kelola merupakan masyarakat Samarinda,” tutur Endang.
Sebagai bentuk sinergi, Ditjenpas Kaltim menawarkan mekanisme hibah ke hibah dengan menghibahkan lahan di Jalan Jenderal Sudirman kepada Pemkot Samarinda.
Skema ini, kata dia, dinilai lebih efektif dibanding mekanisme tukar guling yang memerlukan proses penilaian panjang. Usulan tersebut juga telah disampaikan ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenipas) dan mendapat respons positif.
Menanggapi hal itu, Andi Harun menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Lapas Kelas IIA Samarinda yang baru.
Dia mengaku sengaja mempertahankan lahan di Bayur agar Samarinda memiliki fasilitas pemasyarakatan yang layak, manusiawi, dan mampu menampung warga binaan sesuai kebutuhan jangka panjang.
Dia juga menekankan pentingnya perencanaan matang dengan melibatkan konsultan berpengalaman, serta menyatakan kesiapan mendukung mekanisme hibah ke hibah.
Bahkan, Andi Harun menyatakan siap mendampingi jajaran Kanwil Ditjenpas Kaltim ke Jakarta untuk melakukan konsultasi dan pemaparan langsung kepada Kementerian, termasuk terkait skema pembiayaan pembangunan.
“Untuk teknis di Kementerian, tentu perlu disiapkan materi paparan yang matang,” ucap Andi Harun.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun didampingi Sekretaris Daerah Samarinda, Hero Mardanus; Kepala Bapperida, Ananta Fathurrozi; serta Kepala Dinas PUPR, Desy Damayanti.
Sementara Kanwil Ditjenpas Kaltim hadir bersama para kepala unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Samarinda. (sam/ute)
![]()












