SAMARINDA, KASAKKUSUK.com -Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok pemberangkatan ibadah haji.
Dalam pengungkapan tersebut, seorang terduga pelaku berinisial ABL (37 tahun) berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang warga Samarinda yang mengaku mengalami kerugian materiil hingga Rp590 juta.
Dia menceritakan korban dijanjikan keberangkatan ibadah haji melalui sebuah biro perjalanan yang dikelola oleh terduga pelaku.
Karena percaya dengan janji tersebut, korban lalu melakukan pembayaran secara bertahap ke rekening terduga pelaku sebagai biaya keberangkatan.
Seiring berjalannya waktu, korban bersama rombongan mulai mencurigai proses keberangkatan yang tak sesuai dengan janji awal.
“Kecurigaan tersebut terbukti saat korban mengetahui bahwa visa yang digunakan bukan visa haji, melainkan visa pekerja,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan,
“Bahkan, ketika berada di Kuala Lumpur, korban diminta untuk tidak mengaku akan melaksanakan ibadah haji serta diberikan tiket kepulangan yang diduga palsu,” sambung AKP Agus Setyawan.
Puncaknya, rencana keberangkatan menuju Arab Saudi gagal dilaksanakan lantaran penggunaan visa yang tak sesuai peruntukan.
Akibat kejadian itu, korban dan rombongan terpaksa kembali ke Indonesia dan tidak dapat melaksanakan ibadah haji sebagaimana yang telah dijanjikan. Sehingga korban mengalami kerugian dalam jumlah besar.
Menindaklanjuti laporan itu, Satreskrim Polresta Samarinda melalui Unit Jatanras melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku.
Petugas berhasil menangkap terduga pelaku ABL di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan saat hendak melakukan perjalanan pada Minggu, 28 Desember 2025.
“Penangkapan terhadap terduga pelaku merupakan hasil kerja keras tim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat,” tutur AKP Agus Setyawan. (sam/ute)
![]()












