BALIKPAPAN, KASAKKUSUK.com – Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud meminta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal ini menyusul rencana pembukaan Jalan Tol Balikpapan–Ibu Kota Nusantara (IKN).
Permintaan itu disampaikan Gubernur Rudy Mas’ud lantaran masih adanya sejumlah pekerjaan perbaikan di beberapa segmen tol yang tetap akan difungsikan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.
“Otorita meminta agar Jalan Tol Balikpapan–IKN dibuka menjelang Nataru dengan panjang sekitar 50 kilometer. Meski masih ada beberapa segmen yang dilakukan perbaikan, diharapkan bisa segera dimitigasi,” kata Rudy Mas’ud saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Lintas Sektor Kesiapsiagaan Nataru 2025–2026 di Kantor Polda Kaltim, Balikpapan pada Rabu, 27 Desember 2025.
Gubernur Rudy menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltim bersama Forkopimda harus memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya dalam merayakan Nataru.
“Harapan kita, jalan tol tidak boleh mengganggu aktivitas masyarakat. Hak masyarakat wajib kita perhatikan dan kita ayomi,” ucap Rudy Mas’ud.
Menurutnya, Tol Balikpapan–IKN direncanakan mulai dibuka pada 20 Desember 2025 dengan jam operasional pukul 06.00 hingga 18.00 WITA.
Pengaturan lalu lintas menuju kawasan IKN menjadi perhatian utama, mengingat potensi peningkatan volume kendaraan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, beberapa ruas tol masih dalam tahap pengaspalan. Penyelesaian pekerjaan tersebut ditargetkan dapat segera dirampungkan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) atau PT Jasa Marga Balikpapan–Samarinda agar operasional tol berjalan aman dan lancar selama Nataru.
Sebelumnya, PT Hutama Karya (Persero) menuntaskan konstruksi Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang – KKT Kariangau sepanjang 9,275 km. Saat ini sedang dalam proses Provisional Hand Over (PHO) setelah itu, ruas ini siap memasuki tahap uji coba operasional untuk memperkuat konektivitas menuju kawasan inti IKN.
Jalan tol ini akan terhubung langsung dengan Jalan Tol Balikpapan -Samarinda (Balsam) yang sudah beroperasi, membentuk jaringan transportasi yang mempersingkat waktu tempuh Balikpapan-IKN dari 2-3 jam menjadi sekitar 1 jam. Akses yang lebih cepat ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha menuju IKN.
Dari sisi teknis, ruas ini memiliki 3 lajur dengan lebar total 16,15 meter; dilengkapi 3 jembatan yang melintasi Sungai Wain (total bentang ±1.135 meter), 4 overpass, dan 1 underpass. Konstruksi menyesuaikan kondisi geoteknik: ±3,97 km struktur bertiang (elevated) dan ±4,17 km pada permukaan tanah (at grad). (oik/ute)
Daftar Jalur Tol IKN
1. Tol IKN Seksi 3A2 Karangjoang-KKT Kariangau
2. Tol IKN Seksi 3A1 Karangjoang-KKT Kariangau
3. Tol IKN Seksi 3B2 KKT Kariangau-Simpang Tempadung
4. Tol IKN Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang
5. Tol IKN Seksi 5B Jembatan Pulau Balang-Simpang Riko
6. Tol IKN Seksi 6A Simpang Riko-Outer Ring Road IKN
7. Tol IKN Seksi 6B Outer Ring Road-Simpang ITCHI
8. Tol IKN Seksi 6C Simpang ITCHI-Sumbu Kebangsaan Sisi Timur KIPP.
![]()












