DaerahNusantaraRagam

Tiba di Aceh Tamiang, Relawan Kaltim Fokus Bantu Korban Banjir dan Longsor

ACEH, KASAKKUSUK.com – Tim Relawan Penanggulangan Bencana Provinsi Kaltim tiba di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Kamis, 18 Desember 2025.

Kedatangan mereka untuk memberikan bantuan logistik, layanan dapur umum, serta penanganan kesehatan bagi korban banjir dan tanah longsor.

Setibanya di Aceh Tamiang, tim relawan yang dipimpin Ketua Tim Relawan Penanggulangan Bencana Kaltim, Sugeng Riyanto, terlebih dahulu melapor dan menyampaikan kehadiran bantuan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tamiang, Syaibun Anwar.

Pertemuan berlangsung di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Jalan Ir H Juanda Nomor 69, Kecamatan Karang Baru.

Usai menyampaikan permisi dan koordinasi awal, tim relawan langsung bergerak ke sejumlah lokasi terdampak untuk bergabung dengan relawan dari berbagai provinsi, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya di posko-posko penanganan bencana.

Sugeng Riyanto mengatakan, tim relawan Kaltim dibagi ke beberapa titik untuk menjalankan tugas kemanusiaan.

Fokus utama meliputi pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, pengoperasian dapur umum, perbaikan genset, asesmen penyintas banjir, serta pemberian Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada anak-anak di sekitar posko pengungsian.

“Di Posko Terpadu Kabupaten Aceh Tamiang kami menurunkan 15 personel, sementara tim lainnya bergerak ke lokasi-lokasi berbeda sesuai kebutuhan,” ujar Sugeng.

Selain itu, relawan Kaltim bersama TNI, Polri, BPBD, relawan lokal, dan komunitas turut melakukan bakti sosial pembersihan lumpur di fasilitas umum dan permukiman warga.

Dari dapur umum, Dinas Sosial setempat melaporkan produksi sekitar 6.000 nasi bungkus per hari untuk tiga kali waktu makan.

Sementara itu, Tim Kesehatan Kaltim mendistribusikan obat-obatan ke Instalasi Farmasi Kabupaten Aceh Tamiang dan berkoordinasi dengan Kepala Krisis setempat.

Tim kesehatan juga diingatkan untuk menjaga kebersihan personel karena potensi kejadian luar biasa (KLB) penyakit leptospirosis di wilayah terdampak dinilai cukup tinggi.

“Tim relawan juga harus menjaga kearifan lokal masyarakat setempat yang memiliki adat dan budaya yang sensitif,” kata Sugeng.

Tim Kesehatan Kaltim juga telah melapor ke Pusat Krisis di HEOC dan diarahkan memberikan pelayanan di Puskesmas Manyak Payed. Hingga saat ini, layanan kesehatan yang diberikan meliputi penanganan dermatitis tujuh kasus, otitis media efusi dua kasus, tinea satu kasus, abses tiga kasus, dispepsia dua kasus, kontrol obat TB satu kasus, luka terbuka empat kasus, demam satu kasus, dismenore satu kasus, diabetes melitus satu kasus, dan hipertensi satu kasus.

Sekda Aceh Tamiang, Syaibun Anwar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kaltim kepada korban bencana di wilayahnya.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, dan seluruh masyarakat Kaltim yang telah membantu kami. Kepedulian ini sangat memotivasi kami,” ujar Syaibun.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi dorongan bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di daerah yang bermotto Kaseh Pape, Setie Mati itu.

Dalam beberapa hari ke depan, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dijadwalkan mengunjungi lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan tambahan bagi para korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (adp/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: